SuaraJabar.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyetujui pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi Jawa Barat.
Surat persetujuan PSBB Jabar ditandatangani Menkes tertanggal 1 Mei 2020, dalam rangka percepatan penanganan virus Corona Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Daud Achmad membenarkan surat persetujuan dari Menkes tersebut.
Namun keterangan lebih lanjut, kata Daud, akan disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
"Baru dapat kabar dari Pak Sekda. Benar (disetujui)," kata Daud, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada akun Twitter-nya turut mengabarkan informasi tersebut.
Dalam keterangannya, Emil—sapaan akrab Ridwan Kami—mengatakan penerapan PSBB 17 kota dan kabupaten akan segera laksanakan.
"PSBB skala provinsi disetujui Menkes hari ini. Maka 17 kota/kab se-Jabar akan menyusul tren menggembirakan dari zona Bodebek dan Bandung Raya yang sudah duluan PSBB. Momentum larangan mudik juga berhasil memutus imported case di mana-mana," kata dia.
Terkait dengan kapan pelaksanaannya, Emil menuliskan juga jika penerapan PSBB Jabar dilaksanakan pekan depan.
Baca Juga: Bejat! Sudah Hamili Siswi SMP, Sugianto Minta Kandungan Digugurkan
"PSBB provinsi dimulai Rabu 6 Mei 2020," tulisnya.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
-
Live Dokter Tirta, Jerinx Sempat Singgung Hilangnya Menkes Terawan
-
Waspada Pemudik Ngumpet di Truk, Polda Jabar Perketat Perbatasan
-
PSBB Jawa Barat Dimulai 6 Mei, Jika Disetujui Menkes
-
Gubernur dan 17 Kepala Daerah di Jabar Sepakat Ajukan PSBB Tingkat Provinsi
-
2.000 Warga Jawa Barat Positif Virus Corona dari Rapid Test
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman
-
SEG Restorasi 325 Hektare Hutan Halimun Salak, 120 Ribu Pohon Bakal Ditanam
-
Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas
-
KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri