SuaraJabar.id - Gara-gara gas bocor, sebuah warung nasi di Sukabumi terbakar. Kebakaran melanda sebuah warung nasi di Jalan Raya Cibeureum nomor 71, Sukaraja, perbatasan Kota dan Kabupaten Sukabumi pada Kamis (7/5/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kasi Pemadam Kebakaran BPBD Kota Sukabumi, Hendar Iskandarsyah mengatakan, lokasi kebakaran adalah Warung Nasi Kiwari, dengan titik kenal area Radio Kiwari.
"Dugaan sementara api muncul akibat kebocoran gas pada saat memasak. Area yang terbakar dapur warung dengan luas 30 meter persegi," kata Hendar kepada sukabumiupdate.com (jaringan Suara.com).
Lanjut Hendar, pihaknya mengirim dua unit mobil pemadam lengkap dengan personel dan satu unit mobil pick up BPBD untuk melakukan pemadaman.
"Sekitar pukul 14.50 WIB, api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa, personel selamat. Kerugian belum dapat diprediksi," tandas Hendar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Gaji UMR Tetap Bisa Punya Mobil! 4 Rekomendasi Mobil Bekas Irit dan Ramah Saku
-
Cuaca Ekstrem Mengancam! Pencarian Korban Longsor Cisarua Terpaksa Dihentikan Sementara
-
17 Alat Berat Dikerahkan Cari 32 Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Tembus Kabut Tebal
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 39: Bedah Tuntas Jenis Norma dan Sanksi Pelanggarannya
-
Dedi Mulyadi Bongkar Tambang Pongkor: Gurandil Bertaruh Nyawa, Siapa Bos yang Nikmati Hasilnya?