Umar mengatakan, pihaknya tidak melibatkan anak punk dan anak jalanan dalam kegiatan bagi-bagi sembako ini. Pengurus Yayasan Laskar Berani Hijrah tetap meminta pada anak punk dan anak jalanan untuk tetap berada di kediamannya masing-masing.
"Kalau anak-anak kami tidak libatkan, kami suruh tetap stay home. Biar kami aja, mereka kami terus pantau. Jadi kami tidak tinggal begitu saja selama pandemi. Tapi kami pantau kegiatan mereka," beber Umar.
Sebelumnya, nama Yayasan Laskar Berani Hijrah adalah Komunitas Seniman Terminal (Senter). Sejak pertengahan September 2019, nama tersebut menjadi Yayasan Laskar Berani Hijrah.
"Itu sejak akhir September 2019. Laskar berani hijrah kami ambil karena kata laskar itu berarti pejuang. Pejuang yang berani hijrah atas nama Allah. Misalnya, anak punk itu masuk dalam kategori pejuang hijrah," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat