SuaraJabar.id - Kasus oknum PNS Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, yang kedapatan menyimpan paket sembako Bansos Gubernur Jabar di dalam mobil pribadinya kini ditangani aparat kepolisian sektor (Polsek) Surade.
Lurah Surade membenarkan kejadian tersebut. Ia juga mengaku telah melakukan pertemuan dengan unsur Kecamatan Surade terkait peristiwa ini.
"Sudah diserahkan kepada pihak yang berwenang. Urusan kasusnya itu tipiring (Tindak Pidana Ringan) karena di bawah Rp 2,5 juta. Adapun untuk urusan kepegawaian nanti ada BKPSDM dan inspektorat," ujar Dusep Sadeli kepada sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com, Selasa (12/5/2020).
Sementara itu Kapolsek Surade, AKP Norbetus Santoso mengatakan kasus ini akan diproses sampai ke persidangan Tindak Pidana Ringan (Tipiring).
"Kerugian sebesar Rp 350.000, jadi masuk dalam tipiring. Barang bukti yang diamankan satu paket sembako dan satu gedeng telor. Kendaraannya juga nanti akan diamankan. Adapun nanti hasil dari sidang tipiring, akan diberikan kepada badan kepegawaian. Pastilah ada sanksi," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, oknum PNS tersebut kedapatan membawa dan menyimpan satu paket Bansos Covid-19 dari Provinsi Jawa Barat, Senin (11/5/2020) di dalam mobil Daihatsu Ayla miliknya.
Saksi mata sekaligus relawan Covid-19 Kelurahan Surade, Uj Sukma Wijaya menyebut saat itu sedang ada penyaluran Bansos di Kelurahan Surade. Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB. Uj Sukma menduga bantuan tersebut akan diselewengkan. Pasalnya, oknum PNS yang tak disebutkan namanya itu menyembunyikan paket sembako ke dalam mobil.
"Pertama, yang dimasukan ke dalam mobil itu kardusnya. Selang 15 menit bawa masuk gandengan telur ke dalam mobil, tapi keburu ketahuan. Telur barusan tak jadi diambil dan disembunyikan di podium ditutup karung," tutur Uj Sukma.
Baca Juga: Pergub Sanksi Dipublikasi di Akhir, Kasatpol PP: Gimana Jika Diperpanjang?
Berita Terkait
-
Razia Corona, Satpol PP Kediri Gerebek Cewek Cowok Lagi Indehoi saat Puasa
-
Perempuan Tertua di Spanyol Berhasil Menaklukkan Covid-19 di Usia 113 Tahun
-
Fenomena: Masa Pandemi, Ternyata Banyak Orang Beli Mobil Cash
-
Perawat Berlagak Alami Gejala COVID-19 Agar Dites, Eh Hasilnya Positif
-
Warga Miskin Belum Dapat Bansos Corona, Jokowi: Ya Lapor ke RT
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Viral Chat Tak Pantas Diduga Guru Besar ke Mahasiswi: Minta Foto Bikini hingga Ajak Minum Brandy
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang