- Oknum tak dikenal mendatangi rumah pengurus AMSI, Luthfi Maulana, di Cirebon pada 12-13 Juni 2026 dengan dalih verifikasi TNI.
- Pelaku menggunakan data pribadi akurat untuk mengintimidasi keluarga Luthfi meski korban tidak pernah mendaftar sebagai anggota TNI AD.
- Konde.co mengosongkan kediaman Luthfi serta menempuh jalur hukum bersama LBH Pers guna merespons dugaan intimidasi atas aktivitas jurnalistik tersebut.
SuaraJabar.id - Kabar mengkhawatirkan datang dari dunia pers dan kebebasan berekspresi. Kediaman Luthfi Maulana Adhari, Manajer Riset media Konde.co sekaligus pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), didatangi oleh sejumlah oknum yang mengaku sebagai aparat keamanan di Cirebon pada 12–13 Juni 2026.
Kedatangan tersebut memicu kekhawatiran serius lantaran menggunakan dalih verifikasi pendaftaran Bintara TNI, padahal Luthfi Maulana tidak pernah mendaftarkan diri sebagai anggota TNI.
Aksi pendataan ini bermula pada Jumat (12/6/2026) sore sekitar pukul 15.46 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang Ketua RW setempat yang juga merupakan anggota kepolisian aktif, meneruskan pesan singkat dari pihak Babinsa.
Pesan tersebut mengklaim adanya permintaan dari tim Penelitian Khusus (Litsus) Kodam untuk memvalidasi tempat tinggal Luthfi.
Alasan yang disampaikan adalah Luthfi tengah mengikuti seleksi Bintara TNI AD. Oknum tersebut membawa data pribadi yang sangat lengkap dan akurat, mulai dari NIK, alamat, hingga nomor telepon seluler.
Namun, pihak keluarga merasa janggal dan panik karena faktanya Luthfi tidak sedang melakukan pendaftaran militer apa pun.
"Sejauh ini, tidak ada pihak TNI resmi yang menghubungi saya terkait verifikasi tersebut," ungkap Luthfi Maulana dalam rilis resminya yang diterima, Senin (15/6/2026).
Intimidasi diduga berlanjut pada Sabtu (13/6/2026) pagi. Seorang pria tak berseragam terpantau menunggu di depan rumah Luthfi dan menanyakan identitas keluarga kepada tetangga sekitar dengan alasan yang sama.
Saksi mata di lokasi mendeskripsikan pria tersebut berpakaian kaos biasa dan mengenakan anting-anting. Warga menyebut kehadirannya memberikan kesan mencekam dan tidak seperti petugas administrasi negara pada umumnya.
Baca Juga: KPAI Soroti Trauma 70 Anak Ahmadiyah, Sembunyi di Tenda Saat Kemping Dibubarkan Massa Bersajam
Langkah pendataan mendadak ini dicurigai berkaitan dengan aktivitas profesional Luthfi di Konde.co. Diketahui, Luthfi baru saja menyelesaikan riset dan peliputan mendalam mengenai isu perkosaan Mei 1998, sebuah topik sejarah kelam Indonesia yang sangat sensitif.
Sebagai pengurus AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia), Luthfi memiliki rekam jejak sebagai aktivis media yang konsisten menyuarakan hak-hak kelompok marginal dan kebenaran sejarah.
Merespons situasi ini, redaksi Konde.co mengambil langkah mitigasi cepat untuk menjamin keselamatan personelnya diantaranya;
- Pengosongan Rumah: Rumah di Cirebon telah dikosongkan untuk sementara waktu demi menghindari potensi persekusi atau penjemputan sepihak.
- Konsultasi Hukum: Luthfi melalui Konde.co telah menjalin komunikasi intensif dengan LBH Pers dan AMSI untuk mengawal kasus ini secara hukum.
- Laporan Organisasi: Kejadian ini akan dilaporkan kepada dewan pers dan organisasi perlindungan jurnalis internasional jika tekanan terus berlanjut.
“Kami mengecam segala bentuk cara-cara intimidasi yang menggunakan dalih administratif untuk menekan kerja-kerja riset dan jurnalistik. Negara harus menjamin keamanan warga negaranya tanpa rasa takut,” tulis pernyataan resmi Konde.co.
Berita Terkait
-
KPAI Soroti Trauma 70 Anak Ahmadiyah, Sembunyi di Tenda Saat Kemping Dibubarkan Massa Bersajam
-
Mobil Ketua Karang Taruna Bogor Dihancurkan OTK! Bukan Pencurian Biasa, Ada Dugaan Teror Serius
-
Lumpuhkan Sel Teror, Densus 88 Tangkap 6 Terduga Teroris di Aceh, Depok, dan Sulawesi Tengah
-
Here We Go! Pengurus AMSI Jabar 2024-2028 Resmi Dilantik: Siap Sinergi untuk Jawa Barat
-
AI Jadi Ancaman Buat Media Siber? Ketua AMSI Jabar: Butuh Regulasi dan Kemajuan Literasi Digital
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap