- Walikota Bandung, Muhammad Farhan, melarang keras ASN terlibat judi online selama perhelatan Piala Dunia 2026 mendatang.
- Pemerintah Kota Bandung akan menjatuhkan sanksi disiplin berat kepada ASN yang kedapatan berjudi demi menjaga profesionalisme birokrasi.
- Pengawasan internal akan diperketat oleh Pemkot Bandung untuk memastikan seluruh pegawai tetap fokus memberikan pelayanan publik optimal.
SuaraJabar.id - Menyambut antusiasme perhelatan Piala Dunia 2026, Walikota Bandung, Muhammad Farhan, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
Farhan mengancam akan menjatuhkan sanksi disiplin berat bagi pegawai yang kedapatan terlibat dalam praktik judi online atau judi daring.
Peringatan ini bertujuan untuk menjaga marwah birokrasi dan memastikan profesionalisme pelayan publik tidak tergerus oleh tren negatif perjudian.
Walikota Muhammad Farhan menekankan bahwa momentum turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut tidak boleh dijadikan alasan bagi para ASN untuk melalaikan tugas. Pihaknya akan memperketat pengawasan internal, terutama di titik-titik krusial saat jam kerja berlangsung.
“Kalau sampai ada ASN yang melakukan judi, kita akan langsung berikan sanksi berat. Pengawasan diperketat, khususnya saat jam kerja. Tidak boleh ada alasan apa pun,” tegas Farhan dalam keterangan resminya di Bandung, Senin (15/6/2026).
Langkah ini diambil agar kualitas pelayanan publik di Kota Bandung tetap berjalan optimal tanpa hambatan distorsi aktivitas digital yang menyimpang.
Farhan menyadari bahwa fenomena judi online merupakan tantangan besar karena sifatnya yang privat dan mudah diakses melalui gawai pribadi di mana saja. Oleh karena itu, ia menyerahkan aspek penegakan hukum siber kepada otoritas yang berwenang, sementara Pemkot Bandung fokus pada sisi kedisiplinan pegawai.
“Kalau judi online itu memang kita serahkan kepada yang berwenang karena sekarang semuanya ada di ranah digital. Namun, secara internal, ASN dituntut menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjauhi praktik perjudian,” tambahnya.
Sebagai pimpinan daerah yang peduli pada aspek psikologi warganya, Farhan membedah bahaya laten dari aktivitas judi. Ia menilai sifat adiktif judi dapat menghancurkan kondisi finansial serta stabilitas mental para pelakunya.
Baca Juga: BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
“Judi itu membuat kita ketagihan. Awalnya dikasih menang, lama-lama kalah terus tapi bikin penasaran. Itu yang sangat berbahaya karena merusak pola pikir dan ekonomi keluarga,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Walikota yang juga figur publik ini mengajak seluruh lapisan masyarakat Bandung untuk mengisi euforia Piala Dunia 2026 dengan kegiatan yang positif dan sportif, tanpa dinodai taruhan atau perjudian.
“Saudara-saudaraku, hindarilah judi. Mari kita nikmati pertandingan dengan sehat. Jangan biarkan kecanduan judi merusak masa depan Anda dan keluarga,” pungkas Farhan.
Berita Terkait
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran
-
Unggul Cuma Semenit, Kemenangan Timnas Putri Indonesia Digagalkan Kamboja di Arcamanik
-
Coach Mochi Tebar Ancaman Jelang Laga Timnas Putri vs Kamboja
-
Incar Kos-kosan saat Subuh, Komplotan Maling Motor di Cimahi Putus Soket Pakai Gunting Khusus
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Mahasiswa Bandung Raya Kepung DPRD Jabar, Kritik Kebijakan Pemerintah
-
BRI Perluas Akses Investasi Global di BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia
-
Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap
-
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang