SuaraJabar.id - Ujang Ismat (34) alias Abud, warga Kampung Cioray, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tewas tersambar petir.
Peristiwa itu terjadi saat Abud tengah asyik melihat orang memancing pada, Selasa (2/6/2020) sore.
Tak hanya Abud, seorang temannya yang diketahui bernama Iyan alias Ujang juga tersambar petir.
Dikutip dari Sukabumi Update—jaringan Suara.com—Rabu (3/6/2020), nyawa Ujang selamat dan kini masih dalam perawatan di rumah sakit.
Camat Parungkuda Amir Hamzar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di saat hujan deras mengguyur.
Setelah asyik melihat yang sedang memancing di kolam pemancingan, Abud dan temannya kemudian membakar kayu dan tiba-tiba petir menyambar.
"Sedang melihat orang memancing tiba-tiba tersambar petir, 2 orang dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak, satu orang meninggal," jelasnya.
Berita Terkait
-
Hingga Saat Ini, Masjid Setukpa Sukabumi Belum Dibuka untuk Umum
-
Uang Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 di Sukabumi Belum Cair
-
Tersambar Petir, Rumah Rudiyansyah Rusak Cukup Parah, Begini Penampakannya
-
Positif Covid-19, Tenaga Medis Kota Sukabumi Titip Pesan untuk Warga
-
Wali Kota: Sukabumi Lewati Puncak Wabah Virus Corona
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
'Saya Penguasa Citiis': Pria Arogan yang Viral di Tasikmalaya Akhirnya Tertunduk Lesu Minta Maaf
-
Gizi untuk Anak, Limbah Jangan Merusak: Ultimatum DLH Sukabumi untuk Pengelola SPPG
-
Gelisah di Balik Seragam ASN: DPRD Kota Banjar Pasang Badan Cegah Badai PHK PPPK di Tahun 2027
-
Badai PHK Setelah Lebaran: Saat Mesin Pabrik Berhenti dan Amarah Buruh Sukabumi Memuncak
-
Bersama Semangat Earth Hour, BRI Percepat Transformasi Berkelanjutan