SuaraJabar.id - Penumpang KRL Jabodetabek di Stasiun Citayam padat. Penumpang mengantre hingga 50 meter sebelum memasuki area dalam stasiun tersebut.
Antrean itu terjadi, Selasa (9/6/2020) sekitar pukul 06.40 WIB. Padatnya penumpang tersebut membuat para petugas mengatur antrean yang panjang agar para penumpang tersebut tertib dan tidak berdesak-desakan.
Para petugas baik dari satuan pengamanan Stasiun Citayam maupun dari aparat kepolisian tampak berjaga-jaga untuk mengatur antrean tersebut.
Aparat dari Dinas Perhubungan Kota Depok juga terlihat bersiaga mengatur lalu lintas di depan Stasiun Citayam agar arus lalu lintas berjalan lancar.
Padatnya penumpang di Stasiun Citayam karena penumpang KRL dalam satu gerbong dibatasi maksimal 70 penumpang dalam satu gerbang untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona.
"Iya dibatasi jumlah penumpang. Antrean ini agar para penumpang tertib sebelum masuk dalam KRL," kata seorang petugas, Ragil.
Menurut dia, para penumpang pada Selasa pagi ini lebih tertib dibandingkan dengan Senin (8/6/2020) yang antreannya sampai keluar stasiun.
"Lebih tertib hari ini dan antreannya juga sudah tidak panjang," katanya.
Seorang penumpang KRL, Sofian mengatakan walaupun harus antri dan padat penumpangnya, ia tetap menggunakan KRL.
Baca Juga: Dijaga TNI dan Polisi, Penumpang KRL di Stasiun Citayam Kini Lebih Tertib
"Ya mau gimana lagi mas, disamping lebih murah tranportasi ini cepat dan tidak macet. Kalau ada virus corona yang pasrah saja, yang penting kita selalu minum vitamin untuk jaga-jaga," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bank SMBC Indonesia Gandeng ADB Perkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum
-
Tak Dibuang Tapi Dibantu, Igor Tolic Buka Suara Keputusan Lepas Ramon Tanque
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan