SuaraJabar.id - Petugas gabungan menemukan jasad Rudi Rusmana, bos sebuah media online di Cianjur, Jawa Barat yang menjadi korban banjir bandang, Selasa (9/6/2020).
Namun petugas belum menemukan Darrel Alghifari, putra Rudi Rusmana, yang juga hanyut tersapu banjir bandang Sungai Cianjur.
Rudi Rusmana ditemukan sehari kemudian di sela bebatuan Sungai Cianjur. Tepatnya di kawasan Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.
Jasad korban ditemukan sejauh 7 kilometer dari lokasi awal tersapu banjir bandang pada, Rabu (10/6/2020) siang sekitar pukul 11.39 WIB.
"Sudah ditemukan satu orang, tersangkut di bebatuan. Tim gabungan langsung mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka," ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Irfan Sopyan, dilansir dari Sukabumi Update—jaringan Suara.com.
Petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap anak dari bos sebuah media online di Cianjur tersebut.
Mereka disebar ke beberapa titik, mulai dari menyisir aliran sungai hingga mencari di muara Nusa Dua di pintu masuk Waduk Cirata.
"Diduga untuk korban kedua juga berada tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban pertama. Petugas masih berusaha mencari di sejumlah titik. Termasuk menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet," tuturnya.
Rudi Rusmana dan anaknya terbawa hanyut akibat banjir bandang pada, Selasa petang.
Baca Juga: Terguling Akibat Pecah Ban, Truk Kapur Timpa 3 Rumah di Cibadak
Warga Perumahan Asri Lestari Residen, Desa Munjul, Kabupaten Cianjur, hanyut saat memancing di tepian sungai.
"Korban sedang memancing di sungai dekat rumahnya di Desa Munjul. Korban tidak mengetahui jika ada air bah dari hulu. Sehingga begitu air datang, mereka tidak bisa menyelamatkan diri," kata Irfan.
Rencananya almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Campaka, Cianjur Selatan.
Almarhum Rudi Rusmana diketahui merupakan pemimpin perusahaan media online cianjurupdate.co. Sebelumnya Rudi pernah bergabung sebagai jurnalis di sukabumiupdate.com sebagai redaktur.
Berita Terkait
-
KKJ Minta Hakim PN Kotabaru Tolak Perkara Jurnalis Diananta
-
Gegara Tak Dikasih Duit, Seorang Adik Tega Bakar Kakaknya Hidup-hidup
-
Sudah Tunjukkan Kartu Pers, Jurnalis Dibekuk saat Liput Demo George Floyd
-
Tertular COVID-19, 127 Jurnalis di 31 Negara Meninggal Dunia
-
KKJ: Pengalihan Sidang Diananta ke Kotabaru Indikasi Skenario Kriminalisasi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong
-
65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung
-
Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal
-
Bantah Isu Fasilitas Khusus, Pengacara: Ferdy Sambo Huni Sel Blok A 2.5 Lapas Cibinong
-
Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat