SuaraJabar.id - Viral di media sosial, foto sekelompok orang asyik berjoget di sebuah tempat tongkrongan saat pandemi virus corona belum mereda. Diduga peristiwa itu terjadi saat pembukaan salah satu bar di Bekasi, Jawa Barat.
Hal itu terungkap lewat unggahan pemilik akun Twitter @whoa_luthfi, Sabtu (13/6/2020). Tampak dua bidikan layar Insta Story warganet yang menggambarkan kejadian di pub.
Foto pertama menunjukkan sekelompok orang memusatkan perhatianyan kepada pengisi acara di atas panggung. Mereka berdiri dalam jarak relatif dekat tanpa mempedulikan jaga jarak sosial.
Sementara di foto kedua juga menunjukkan antusiasme pengunjung bar tersebut. Mereka tampak berdiri dari bangkunya, menghadap ke depan.
Melihat kejadian itu, akun @whoa_luthfi pun menunjukkan kerprihatinannya. Lewat sebuah caption, ia memberikan sindiran.
"Joget yang bagus @holy****bekasi sekarang kembali swab test," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Minggu (14/6/2020).
Cuitan tersebut sontak mengundang reaksi warganet lain. Tak sedikit dari mereka yang turut menyesalkan kejadian itu hingga memberikan sentilan lewat beragam komentar.
Seperti akun @edojulia*** yang menuliskan, "Covid-19: Assalamualaikum walaikumsalam corona datang bawa pasukan,".
"Resiko untuk tertular di situ tinggi banget sih. Apakah akan ada cluster holy****bekasi?" tanya @lianaocta**.
Baca Juga: Terhimpit Masalah Ekonomi Akibat Corona, Anwar Akhiri Hidup Gantung Diri
Sementara warganet lainnya juga memberikan kecaman.
"Opening yang bagus holy****bekasi, sekarang bayar denda 10 juta," tulis @senagusti__.
"Musim panen corona tuu cuma satu: saat banyak orang gob*** berkumpul tanpa urgensi di dalamnya," celetuk @Almalago***.
Sejak dibagikan potret sekumpulan orang asyik berjoget di bar telah mendapat 6,2 retweets dan 13,9 likes.
Meski begitu, hingga berita ini disusun belum ada konfirmasi dari pihak terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba