SuaraJabar.id - Sebanyak 5 anggota kepolisian di wilayah hukum kerja Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat yang tertular COVID-19 dari klaster Sukabumi dinyatakan sembuh.
Lima anggota kepolisian tersebut tertular COVID-19 ketika sedang menjalani pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) di Sukabumi, Jawa Barat.
"Mereka semua sudah sembuh dan sudah dipulangkan," kata Kabid Dokkes Polda NTB Kombes Pol dr Ubaidillah di Mataram, Senin (15/6/2020).
Mereka yang menjalani pendidikan perwira, pulang ke daerah asal pada 30 Maret lalu. Setibanya di NTB, mereka langsung dijemput dan sempat menjalani isolasi mandiri di barak terpisah di SPN Polda NTB, Belanting, Kabupaten Lombok Timur.
Baca Juga: Hingga Saat Ini, Masjid Setukpa Sukabumi Belum Dibuka untuk Umum
Lebih lanjut, Ubaidillah menyampaikan bahwa selama periode pandemik COVID-19, ada sebanyak 13 anggota kepolisian yang menjalani perawatan di ruang isolasi pasien suspect (terduga) Corona di RS Bhayangkara Mataram.
Selain lima orang dari klaster Sukabumi, delapan lainnya tertular dari klaster transmisi lokal. Namun dari delapan orang, lima di antaranya sudah dinyatakan sembuh. "Jadi sekarang sisa tiga orang yang masih menjalani perawatan," ujarnya.
Ketiganya, dijelaskan, menjalani perawatan di RS Bhayangkara Mataram terhitung sejak hasil tes usap (swab) pertamanya dinyatakan positif COVID-19.
"Tapi setelah mereka menjalani swab kedua, hasilnya negatif. Tapi tetap kita harus pastikan dulu dari hasil swab selanjutnya, baru bisa dinyatakan benar-benar sembuh atau belum," kata Ubaidillah.
Dari hasil pelacakan kontak, dikatakan bahwa mereka bertiga tertular COVID-19 dari klaster transmisi lokal, melalui istrinya yang bekerja sebagai petugas medis.
Baca Juga: Siswa Setukpa Polri Sumbar: 2 Positif Corona, 24 Lainnya Dipulangkan
"Jadi istri mereka ini ada yang jadi perawat, bidan, dan juga dokter," tuturnya. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 Jawa Timur, Ada Diskon hingga Bebas Denda!
- Pemain Keturunan Maluku: Berharap Secepat Mungkin Bela Timnas Indonesia
- Marah ke Direksi Bank DKI, Pramono Minta Direktur IT Dipecat hingga Lapor ke Bareskrim
- 10 Transformasi Lisa Mariana, Kini Jadi Korban Body Shaming Usai Muncul ke Publik
- Jawaban Menohok Anak Bungsu Ruben Onsu Kala Sarwendah Diserang di Siaran Langsung
Pilihan
-
Dari Lapangan ke Dapur: Welber Jardim Jatuh Cinta pada Masakan Nusantara
-
Dari Sukoharjo ke Amerika: Harapan Ekspor Rotan Dihantui Kebijakan Kontroversial Donald Trump
-
Sekantong Uang dari Indonesia, Pemain Keturunan: Hati Saya Bilang Iya, tapi...
-
Solusi Pinjaman Tanpa BI Checking, Ini 12 Pinjaman Online dan Bank Rekomendasi
-
Solusi Aktivasi Fitur MFA ASN Digital BKN, ASN dan PPPK Merapat!
Terkini
-
Tragedi di RSHS, Dokter Residensi Rudapaksa Keluarga Pasien! Ini Fakta yang Diungkap Polisi
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Sukses Bawa Parfum Produksi Sidoarjo Go Global: Korea, Amerika, dan Nigeria
-
Modal Semangat dan Keberanian, Suryani Buktikan Perempuan Bisa Naik Kelas
-
Lucky Hakim Liburan ke Jepang Tuai Kritik, Dedi Mulyadi Sentil Soal Etika Pejabat!
-
Cari Titik Temu, Bupati Bogor Ajak Duduk Bersama Bahas Isu Viral Kades Minta THR