SuaraJabar.id - Leher warga Bandung tersayat benang layangan di fly over Cimindi, Kota Bandung. Namun lelaki yang menjadi korban benang layanan itu selamat.
Hanya saja lehernya tersayat hingga berdarah. Warga itu tersayat benang layanan saat naik motor.
"Bagi yang melintas jalur fly over Cimindi diharap berati-hati dikarenakan ada yang bermain layangan sehingga gelasan layangan membentang ke jalur tersebut dan mengakibatkan satu orang pengendara roda dua mengalami luka di leher," begitu bunyi informasi dari Instagram @tct_bandung.
Sebelumnya di Solo, Jawa Tengah, korban pemotor yang tewas akibat tersayat benang layangan di jalanan kembali bertambah. Setelah kejadian yang menimpa pemotor di Solo, Jawa Tengah kini kejadian serupa terjadi di Denpasar, Bali.
Seorang pengendara motor bernama I Wayan Losmen (61) dilaporkan meninggal dunia, setelah lehernya tersayat benang layangan di Jalan Raya Sesetan Denpasar Selatan pada Kamis (18/6/2020). Warga Serangan Denpasar Selatan sempat kehilangan kendali sepeda motornya usai tersayat benang layangan.
Akibatnya, korban menabrak mobil alat berat yang melintas di depannya hingga mengalami luka luka berat dan tewas usai kejadian.
Dilansir Beritabali.com-jaringan Suara.com pada Jumat (19/6/2020), Kasubag Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi mengemukakan, saat kejadian, Wayan Losmen mengendarai motor Honda Scoopy DK 5852 dengan laju kecepatan sedang. Saat itu, motornya sedang melaju dari arah utara ke selatan pada Kamis (18/6/2020) siang, sekitar pukul 14.30 Wita.
Saat tiba di lokasi kejadian, leher Wayan tersangkut benang layangan yang melintang dari barat ke timur. Tanpa bisa dicegah motor korban oleng ke kanan dan kemudian menabrak mobil "wheeloader" yang bergerak dari selatan ke utara.
Dalam kejadian tersebut, motor korban rusak parah. Sedangkan korban sendiri terkapar bersimbah darah di depan mobil wheeloder. Sejumlah warga dan pengendara motor berteriak histeris melihat kejadian.
Baca Juga: Pakai Rok Pendek, Wanita Amankan Benang Layangan di Jalan Malah Dicibir
Warga kemudian memberikan pertolongan sebelum tim medis datang. Nahas, korban mengalami luka hidung keluar darah, perut sebelah kanan robek, dada lebam.
Korban kemudian dievakuasi petugas medis ke IRD RSUP Sanglah Denpasar untuk mendapatkan perawatan. Namun setibanya di rumah sakit, korban Wayan Losmen dinyatakan sudah meninggal dunia.
"Korban meninggal di rumah sakit Sanglah," ujarnya.
Berita Terkait
-
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Nadeo Bakal Buktikan Mental Juara di Borneo FC vs Persib Bandung
-
Kondisi Pemain Bugar, Bojan Hodak Pusing Menentukan Starter Lawan Borneo FC
-
Umuh Muchtar Sebut Bobotoh Berperan dalam Kemenangan Persib Bandung
-
Hadapi Borneo FC, Eliano Reijnders Ungkap Misi Besar Sebelum Jeda Internasional
-
Persib Kokoh di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Ingin Fokus Hadapi Laga demi Laga
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
-
Banser Bakar Baju Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye Tahanan: KPK Zhalim!
-
Usai Diperiksa dalam Kasus Haji, Gus Yaqut Ditahan KPK dan Tutupi Borgol Pakai Buku
Terkini
-
Curi 420 Ayam Petelur Senilai Rp147 Juta, Tiga Pelaku di Ciamis Dibekuk Polisi
-
Oknum ASN Disnaker Banjar Diduga Gelapkan Santunan Kematian Pekerja, Terancam Dipecat
-
Pembacokan 5 Jukir di Depan Minimarket Sukabumi, Polisi Dalami Motif dan Identitas Pelaku
-
Warga Ciamis Digegerkan Penemuan Mayat di Sungai Citanduy, Ternyata Sopir yang Hilang Sejak Minggu
-
Memprihatinkan! Lansia di Sukabumi Tinggal di Rumah Hampir Ambruk Bersama Anak SD