SuaraJabar.id - Penyebab Pije, fans Via Vallen bakar mobil idolanya terungkap. Pije merasa dihina keluarga Via Vallen hingga sakit hati.
Mobil Via Vallen pun akhirnya dibakar. Pije, fans Via Vallen membakar mobil idolanya karena merasa terhina dikatai kotor.
Pije dihina seseorang yang ada di dalam rumah Via Vallen. Kini Pije (40) yang kini telah ditetapkan tersangka. Pije ungkapkan jika nekat membakar mobil Via Vallen karena sakit hati.
Pije adalah penggemar Via Vallen. Dia ditolak bertemu Via Vallen di hari yang sama dia bakar mobil Via Vallen, Senin (29/6/2020) kemarin. Hal itu diungkapkan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji.
Sumardji menjelaskan, sakit hati Pije lantaran usahanya untuk bertemu artis idolanya tidak kesampaian. Padahal, Pije rela gonta-ganti menumpang truk untuk bisa sampai ke rumah Via Vallen yang ada di Kalitengah Selatan RT 02 RW 03 Desa Kalitengah Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo.
"Ada yang menemui tapi dengan mengucapkan hal-hal yang menurut pelaku tidak mengenakkan di hati. Contohnya kamu kotor, pakaianmu lusuh," ujar Sumardji kepada wartawan usai upacara HUT ke-74 Bhayangkara di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (1/7/2020).
Selain gagal bertemu, lanjut Sumardji, Pije juga sakit hati lantaran mendapat hinaan dari seseorang yang berada di rumah Via Vallen. Dari situlah aksi nekat Pije mulai terpikirkan hingga membakar mobil karena terpengaruh minuman beralkohol.
Untuk diketahui, Selasa (30/62020) menjelang subuh, Via Vallen pelantun lagu "Sayang" mengalami musibah. Mobil Toyota Alphard ber nopol W 1 VV yang diparkir di sebelah rumahnya di Kalitengah Selatan RT 02 RW 03 Desa Kalitengah Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo, dibakar orang tak dikenal yang mengaku sebagai fans beratnya (fyanisty).
Baca Juga: Kata-kata Menyakitkan Keluarga Via Vallen Hina Fans Pije: Kamu Kotor
Berita Terkait
-
Via Vallen Umumkan Hamil Anak ke-2, Pamer Baby Bump di Tengah Salju
-
Via Vallen Bagikan Kenangan Masa Lalu, Momen bersama Sang Ayah Bikin Haru!
-
Via Vallen Kenang Masa Sulit, Pernah Makan Nasi Pakai Garam dan Air Panas
-
Beda Gugatan Yoni Dores dan Ahmad Dhani, Kasus Via Vallen Bisa Jadi Pelajaran?
-
Luna Maya Dapat 2.025 Dolar AS, Ini 8 Artis yang Pakai Mahar Mata Uang Asing saat Nikah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi