Andi Ahmad S
Selasa, 07 April 2026 | 23:17 WIB
Ilustrasi Haji asal Sukabumi (unsplash)
Baca 10 detik
  • Kota Sukabumi memberangkatkan 18 jemaah haji yang bergabung dalam Kloter 13 JKS menuju Tanah Suci pada 7 Mei 2026.
  • Penurunan jumlah jemaah terjadi karena hanya 21 dari 35 orang yang melunasi biaya dan adanya mutasi daerah.
  • Pemerintah daerah mengimbau jemaah mengikuti bimbingan manasik haji agar dapat menjalankan ibadah secara benar sesuai tuntunan syariat Islam.

SuaraJabar.id - Kota Sukabumi tahun ini hanya akan memberangkatkan 18 orang jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 13 JKS. Mereka dijadwalkan akan bertolak menuju Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi, pada tanggal 7 Mei 2026 mendatang.

Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan jumlah pemberangkatan pada tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Sukabumi, Apipudin, menjelaskan bahwa jumlah jemaah yang berangkat mengalami penurunan dari total kuota yang seharusnya.

Menurut Apipudin, dari total kuota yang ditetapkan sebanyak 35 orang untuk Kota Sukabumi, hanya 21 calon jemaah yang berhasil melunasi biaya haji. Angka ini jauh di bawah ekspektasi dan ketersediaan kuota.

“Dari jumlah tersebut juga ada yang mutasi ke daerah lain, sehingga total jemaah haji Kota Sukabumi yang berangkat tahun ini sebanyak 18 orang,” ujar Apipudin, seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Sukabumi, Selasa (7/4/2026).

Selain jemaah, terdapat pula empat petugas haji yang akan mendampingi, terdiri dari satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah, serta dua tenaga kesehatan.

Para jemaah haji asal Kota Sukabumi ini nantinya akan bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Sukabumi dan Kota Bekasi dalam Kloter 13 JKS.

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sukabumi, Fajar Rajasa, menekankan pentingnya kesiapan jemaah melalui bimbingan manasik haji.

Menurutnya, manasik haji bertujuan memberikan pemahaman kepada jemaah agar dapat menjalankan ibadah sesuai tuntunan syariat.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Nizam: Ibu Tiri Layangkan Praperadilan, Gugat Status Tersangka di PN Cibadak

“Kami berharap seluruh jemaah dapat mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh agar nantinya dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com.

Ia juga berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan serta nama baik daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Sebelumnya diberitakan, kuota keberangkatan jemaah haji Kota Sukabumi tahun 2026 mengalami penurunan drastis. Jika pada tahun sebelumnya kuota mencapai 243 orang, pada tahun ini, total kuota reguler yang diberikan hanya sebanyak 28 nomor urut porsi, ditambah 7 kuota lansia, sehingga total keseluruhan hanya 35 jemaah.

Load More