SuaraJabar.id - Polisi meringkus pria berinisial NP karena kasus tindak kejahatan, Rabu (8/7/2020). Untuk melancarkan aksinya, pelaku menyamar menjadi petugas kepolisian.
Dalam menjalankan aksinya, NP kerap kali mengaku sebagai lulusan staf dan pimpinan Polri di Lembang, Bandung.
"Saya mencari korban di media sosial," ujar pelaku seperti diberitakan Ayobandung.com - jaringan Suara.com, Kamis (9/7/2020).
Selama ini, NP melancarkan modusnya dengan berpura-pura menjadi seorang anggota kepolisian yang berpangkat Kombes Pol.
Baca Juga: Penambahan Covid Terbanyak di Jabar, 1.262 Kasus dari Secapa AD Bandung
"Modus saya mengaku lulus dari sispem pada tahun 2010, dan saat ini sudah menjabat Kombes Pol. Saya udah melakukan Penipuan ini selama 3 tahun," tambahnya.
Sebelumnya, penipuan bermula pada 17 April 2020 lalu di daerah Kelurahan Pasir Endah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung. Setelah dilakukan penyidikan, diketahui NP melakukan Penipuan dengan modus mengaku sebagai petugas kepolisian kepada korban.
Kemudian menjanjikan kepada orang tua korban bahwa NP akan melakukan pengurusan balik nama kendaraan. Pelaku NP berhasil diamankan bersama dengan barang bukti BPKB yang belum diurus balik nama.
Petugas kepolisian mengamankan uang sebesar dua juta rupiah yang hendak dipergunakan untuk kepentingan pribadi. Petugas kepolisian pun mengamankan satu stel baju Polri lengkap dengan atribut, satu buah BPKB kendaraan Toyota Kijang tahun 1996, serta satu unit sepeda motor Yamaha N Max.
Hingga saat ini, petugas kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap NP. Ia terjerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara.
Baca Juga: 200 Tentara di Secapa AD Bandung Positif Corona, Jadi Klaster Baru Covid-19
Berita Terkait
-
Waspada Modus Penipuan Saat Lebaran! BRI Bagikan Tips Terhindar dari Penipuan dan Kejahatan Siber
-
Siswa SMA di Pinrang Jadi Pelaku Sodomi, KPAI Minta Proses Hukum Tetap Pakai UU Peradilan Anak
-
Digaji Puluhan Juta, Dua WNA China Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus SMS Phishing Melalui BTS Palsu
-
Ekspresi Bahagia WNI Korban TPPO Usai Pulang ke Indonesia
-
Eks Kapolres Ngada Dipecat dari Polri Usai Ditetapkan Jadi Tersangka Predator Anak
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar