SuaraJabar.id - Identitas pengendara motor yang menghadang mobil ambulans di Jalan Raya Sawangan yang viral terungkap. Ternyata dia adalah PNS di Kota Depok berdinas.
Lelaki yang maki-maki sopir ambulans itu dinas di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok. PNS itu berinisial HG.
"Iyah, ASN Depok kita sedang pelajari dan cari informasi secara menyeluruh," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri kepada wartawan, Senin (13/7/2020).
Pegawai negeri Sipil itu akan diberikan sanksi. Meski begitu ia belum memberikan sanksi yang akan diberikan kepada HG.
"Iya nanti ada Sanksi. Dan diputuskan Pak Wali. Tapi apakah ringan sedang atau berat nanti Tim yang akan merekomendasikan," kata Supian Suri.
Saat ini sedang ditangani oleh Kepala Dinas Perhubungan Depok Dadang Wihana.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Depok Dadang Wihana belum merespon.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polrestro Depok Kompol Wadi Sa’bani mengatakan, peristiwa penghadang mobil ambulan oleh pengendara motor di Jalan Raya Sawangan, Kota Depok itu merupakan kesalahpahaman. Kedua belah pihak sudah menyelesaikan secara kekeluargaan.
“Tidak ada pemukulan atau kekerasan. Yang ada cekcok mulut, ” kata Wadi.
Baca Juga: Selain Memar, Balita Korban Jambret di Depok Kini Takut Lihat Orang Asing
Wadi mengatakan, peristiwa penghadangan mobil ambulan oleh pengendara motor menjadi viral di media sosial.
Sehingga, Polres Metro Depok memberikan klarifikasi karena sudah viral.
“Kita minta keterangan semua pihak yang terlibat cekcok mulut di TKP,” pungkas dia.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Bergaya Reserse Pakai Pistol Mainan, Dua Polisi Gadungan Peras Jukir di Terminal Depok Ditangkap
-
KY akan Periksa 2 Hakim PN Depok yang Jadi Tersangka untuk Penegakan Kode Etik
-
KPK Ungkap Meeting of Minds di Balik Suap Pengadilan Negeri Depok
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer
-
Respons KPK Soal 'Negara Menyuap Negara' di Kasus Suap PN Depok: Ada Niat Jahat yang Bertemu
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa