Beberapa orang juga terlihat lalu lalang, masuk ke dua puskesmas tersebut.
SuaraJabar.id pun mencoba menghubungi kepala Puskesmas Garuda. Saat dikonfirmasi, kepala puskesmas dr. Nitta Kurniati mengatakan, ia belum dapat memberikan keterangan soal pengujian vaksin. Pasalnya, pihaknya masih berkordinasi dengan pihak lainnya dalam pengujian tersebut.
"Kita masih dalam proses persiapan antara pihak RSHS dan kami, sehingga kami belum bisa memberikan jawaban yang pastinya," kata Nitta saat dihubungi.
"Intinya, kami siap untuk menjadi salah satu tempat uji vaksin klinis yang artinya kami akan atur kegiatan uji vaksin agar tidak sampai mengganggu pelayanan," singkat Nitta.
Sementara itu, suara juga coba menghubungi Kepala Puskemas Dago Wiwit Yuliawati. Namun hingga berita ini dinaikan, sambungan telepon dari suara, tidak terjawab.
Pihak puskesmas sebenarnya memang tidak dapat memberikan keterangan lebih soal uji vaksin ini. Hal itu diketahui, saat wartawan menghubungi pihak Dinkes Kota Bandung.
"Puskesmas tidak bisa memberikan statement. Harus ada izin dulu dari kepala dinas," ucap Selya, staf humas Dinkes Kota Bandung, saat dihubungi terpisah.
Namun Kepala Dinas Kota Bandung pun Rita Verita, juga tidak memberikan jawaban saat suara mencoba konfirmasi soal pelaksanaan uji klinis ini.
Kontributor : Cesar Yudistira
Baca Juga: Warga Bogor Didenda Rp 500 Ribu Jika Tak Pakai Masker!
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dedi Mulyadi Hentikan Proyek Data Center Rp3,5 T: IMB dan Amdal Belum Beres, Kok Bisa?
-
Ini Daftar Lengkap Kapolda, Wakapolda hingga Dirreskrimum Baru
-
Operasi SAR Diperpanjang Fleksibel, 55 Korban Masih Dicari
-
Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23
-
Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi