SuaraJabar.id - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi melarang warganya untuk melaksanakan aktivitas pawai obor pada malam perayaan Tahun baru Islam 1 Muharram 1442/H, Rabu (19/8/2020) malam ini.
Larangan ini sudah tertuang dalam surat edaran bernomor 451/5233/SETDA-Kessos/VIII/2020.
Rahmat menegaskan, Pemerintah Kota Bekasi bukan melarang warga untuk merayakan Tahun Baru Islam 2020. Menurut dia, dalam perayaan tahun ini masyarakat diminta untuk memanjatkan doa agar Covid-19 segera berakhir.
"Hal-hal yang mengundang kerumunan orang banyak seperti kegiatan pawai obor, tabligh akbar ditiadakan," kata Rahmat, Rabu (19/8/2020) di Stadion Patriot Candrabhaga.
Rahmat mengajak masyarakatnya untuk memanjatkan doa untuk kesembuhan para pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di muka bumi ini.
Ia berharap warga dapat memahami kondisi tersebut.
"Kita bisa sama-sama berdoa pada Tahun Baru Islam ini agar saudara-saudara kita yang positif Covid-19 bisa segera pulih, juga demikian, wabah ini bisa berakhir sehingga kita bisa kembali normal mengerjakan segala aktivitas," tutup Rahmat.
Sebagai informasi, kasus Covid-19 sempat kembali melonjak di Kota Bekasi. Pemerintah juga telah mengevaluasi kebijakan seperti penghentian sementara aktivitas Car Free Day (CFD)
Kekinian, Pemerintah Kota Bekasi juga bakal mengevaluasi kebijakan tentang pembukaan Tempat Hiburan Malam (THM). Hal ini tidak lain adalah upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Libur Tahun Baru Islam ke Anyer dan Pelabuhan Merak
Secara kumulatif, data pasien Covid-19 secara keseluruhan mencapai 754 orang. Rinciannya, 679 pasien dinyatakan sembuh, Pasien meninggal dengan terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 47 orang dan saat ini pasien terkonfirmasi positif corona menyisakan 28 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Merayakan 1 Muharram, Semangat Hijrah yang Relevan dalam Dunia Usaha
-
Momen Sakral Penggantian Kiswah Ka'bah di Masjidil Haram
-
Peringati 1 Muharram 1448 H, PSI Gelar Pengajian dan Santunan untuk 100 Anak Yatim-Dhuafa
-
Apa Saja Amalan Bulan Muharram? Ini Anjuran yang Sesuai Sunah
-
Bulan Suro Benarkah Keramat? Simak Penjelasannya dalam Islam
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bandung, Bandara Husein Sastranegara Ditutup Sementara
-
BRI Ajak Generasi Muda Bangun Kebiasaan Finansial Sehat Sejak Dini
-
Satelit Lacak Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jabar, Banten dan Jakarta: Warga Wajib Pakai Masker
-
Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung
-
Jok Motor Hingga Jemuran Hitam Pekat, Warga Cileungsi Dikejutkan Debu Abu Vulkanik