Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Sabtu, 29 Agustus 2020 | 11:06 WIB
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Pihak Telkom juga telah mengimbau para karyawan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan menerapkan social distancing, rutin mencuci tangan dan menggunakan masker untuk menekan risiko penyebaran.

Selain itu, Telkom akan tetap mengintensifkan upaya-upaya preventif lainnya seperti berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat termasuk menyiagakan tenaga medis dari Yayasan Kesehatan Telkom guna pencegahan secara lebih dini.

Tutup sampai 1 September 2020

Diberitakan sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim mengimbau agar aktivitas di kantor OPMC Telkom Bogor ditutup sementara sampai 1 September 2020.

Baca Juga: Gugus Tugas Covid-19 Sebut 11 Karyawan Telkom Bogor Positif Virus Corona

Selain itu, perusahaan juga diminta melakukan tracing terhadap mereka yang kontak erat.

"Kemarin saya sudah ketemu kepala perwakilan Telkom wilayah Bogor untuk menutup sementara kantor Telkom sampai 1 September 2020," katanya.

Di samping itu, pihaknya mengimbau perkantoran dan tempat usaha yang mampu untuk melakukan tes Covid-19 secara mandiri agar penyebaran virus dapat dideteksi sedini mungkin dan cepat tertangani.

"Yang penting kehati-hatian tinggi. Kalau ada insiden itu tentu harus dilakukan beberapa kali tes. Tapi memang himbauan dari Permendag kepda seluruh pelaku usaha untuk tes mandiri," ujarnya.

Untuk diketahui, berdasarkan keterangan dari Dinas Kesehatan Kota Bogor hingga Jumat 28 Agustus 2020 tercatat total positif Covid-19 berjumlah 553 orang.

Baca Juga: Pegawai Positif Covid-19, Kantor KPU Kota Tangerang Ditutup Sementara

Dalam perinciannya dikemukakan, 29 orang meninggal, kemudian 326 orang selesai isolasi atau sembuh dan positif aktif 198 orang.

Load More