SuaraJabar.id - Sebanyak 31 orang menjalani tes usap setelah Satuan Tugas Percepatan Penanganan (STPP) Covid-19 Kota Sukabumi menemukan tujuh kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 baru.
STPP Covid-19 Kota Sukabumi mengkonfirmasi bahwa enam orang yang dinyatakan positif Covid-19 di Kelurahan Gununungpyuh, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, merupakan santri di salah satu pondok pesantren.
"Kondisi keenamnya baik saja. Mereka melakukan isolasi mandiri," kata Juru Bicara STPP Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, kepada sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com, Senin (7/9/2020).
Wahyu tidak menyebut secara detail pondok pesantren mana yang dimaksud. Namun Wahyu memastikan, pihaknya telah melakukan tracing kepada santri lainnya.
"Sudah dilakukan dan menunggu hasil. Sudah 31 orang yang kita swab. Semua kegiatan di pesantren dihentikan sementara," jelas Wahyu.
Diberitakan sebelumnya, STPP Covid-19 Kota Sukabumi memberikan penjelasan terkait penambahan tujuh kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 baru yang dirilis pada hari Minggu (6/9/2020).
STPP Covid-19 Kota Sukabumi mengatakan, 6 dari 7 kasus konfirmasi positif Covid-19 baru tersebut berasal dari Kelurahan Gunungpuyuh. Mereka memiliki riwayat dari institusi pendidikan yang berada di Kelurahan Gunungpuyuh, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI