SuaraJabar.id - Suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah Hasyim di Kampung Aspol RT 04/07 Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/9/2020). Hasyim merupakan salah satu dari tiga korban hanyut akibat banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug pada Senin kemarin.
Prosesi pemakaman dilangsungkan di bawah guyuran hujan. Pantauan reporter Sukabumiupdate.com --jaringan Suara.com di lokasi, isak tangis warga, khususnya keluarga dan kerabat tak terbendung saat jenazah korban tiba dan disalatkan di masjid Aspol.
Jenazah korban dikuburkan di tempat pemakaman umum atau TPU Kampung Purwasari RT 05/01 Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug. Prosesi pemakaman dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB siang.
Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, pada saat kejadian berlangsung Hasyim sedang berada di dalam rumah, yang lokasinya tepat di bahu ruas sungai. Rumah Hasyim hanyut diseret banjir bandang.
"Almarhum hanyut kebawa banjir bandang, rumahnya juga ikut hanyut kena banjir," ujar Neneng, tentangga korban kepada wartawan usai pemakaman.
Neneng menuturkan, semasa hidupnya korban dikenal memiliki pribadi yang baik. "Semoga almarhum husnul khotimah, karena semasa hidupnya dia merupakan sosok yang baik," tuturnya.
Berita Terkait
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW
-
Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Prosesi Pemakaman Viral, Pelayat Disuguhkan Aksi Penari Berpakaian Minim
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba