SuaraJabar.id - Facebook mengambil langkah terbesarnya dalam mengintegrasikan berbagai platform perpesanannya, memungkinkan pengguna tertentu di Messenger dan Instagram untuk saling mengirim pesan.
"Hari ini, kami mengumumkan pembaruan DM Instagram dengan memperkenalkan pengalaman Messenger baru di aplikasi," tulis Head of Instagram, Adam Mosseri, dalam situs blog resmi Facebook yang dirilis Rabu (30/9/2020).
"Saat ini, kami mengandalkan video call untuk hangout dengan teman, mengirim meme dan GIF untuk mengomunikasikan apa yang sebenarnya kami pikirkan (tetapi tidak selalu bisa dikatakan), dan berbagi foto lucu dan catatan suara untuk tetap berhubungan," tambah Mosseri.
Selain peluncuran perpesanan lintas platform, Instagram juga mendapatkan perombakan besar-besaran pada sistem DM-nya, yang akan diperluas dengan fitur-fitur yang diambil dari Messenger.
Dikutip dari The Verge, Kamis (1/10/2020), alat perpesanan baru di Instagram tersebut termasuk cara baru untuk memblokir pesan yang tidak diinginkan dan pengenalan fitur Watch Together milik Messenger, yang memungkinkan pengguna menonton video dengan teman selama panggilan video.
Pengguna akan dapat menolak pembaruan tersebut jika mereka memilih itu. Selain perpesanan lintas platfom, pengguna di Instagram dan Messenger juga dapat mencari profil di kedua aplikasi secara bersamaan. Pengguna dapat memilih keluar dari fitur ini jika mereka menginginkannya.
Namun, belum jelas kapan dan di mana fitur perpesanan lintas platform Instagram dan Messenger akan tersedia.
Sebelumnya, Facebook telah meluncurkan aplikasi untuk bisnis kecil yang memungkinkan mereka mengelola halaman dan profil di Facebook, Messenger dan Instagram.
Penggabungan layanan yang dilakukan Facebook menjadi tantangan untuk integrasi WhatsApp, yang dienkripsi end-to-end. Namun, kendala yang lebih besar kemungkinan datang dari regulator, yang mewaspadai dominasi Facebook dalam perpesanan seluler.
Salah satu pendiri Facebook Chris Hughes meminta perusahaan tersebut untuk dibubarkan. Hughes berpendapat bahwa Facebook memonopoli media sosial.
Baca Juga: Luna Maya Ditelepon Berondong Tengah Malam Ajak Kenalan
Sejumlah politisi AS, termasuk calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden, menyuarakan keprihatinan ini. Facebook juga saat ini sedang menjalani investigasi antitrust di AS dan Eropa, dengan Zuckerberg bersaksi di depan FTC bulan lalu.
Facebook mengambil langkah terbesarnya dalam mengintegrasikan berbagai platform perpesanannya, memungkinkan pengguna tertentu di Messenger dan Instagram untuk saling mengirim pesan.
"Hari ini, kami mengumumkan pembaruan DM Instagram dengan memperkenalkan pengalaman Messenger baru di aplikasi," tulis Head of Instagram, Adam Mosseri, dalam situs blog resmi Facebook yang dirilis Rabu (30/9).
"Saat ini, kami mengandalkan video call untuk hangout dengan teman, mengirim meme dan GIF untuk mengomunikasikan apa yang sebenarnya kami pikirkan (tetapi tidak selalu bisa dikatakan), dan berbagi foto lucu dan catatan suara untuk tetap berhubungan," tambah Mosseri.
Selain peluncuran perpesanan lintas platform, Instagram juga mendapatkan perombakan besar-besaran pada sistem DM-nya, yang akan diperluas dengan fitur-fitur yang diambil dari Messenger. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum
-
Tak Dibuang Tapi Dibantu, Igor Tolic Buka Suara Keputusan Lepas Ramon Tanque
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK