SuaraJabar.id - Sebuah video seseorang tengah membawa seekor ular, di salah satu kantor pemerintah beredar via aplikasi WhatsApp. Video ini menjadi viral di Instagram dan Facebook.
Dalam video tersebut, pria pembawa ular itu, terlihat tengah menakut-nakuti seorang pria yang berseragam ASN. Pria pembawa ular tersebut berteriak, dengan meminta proyek.
"Mau kasih kerjaan gak? Dua tahun saya belum pernah di kasih kerjaan di PU. Kalau tidak kasih ke saya tidak apa-apa. Tapi kalo saya lihat di lapangan Dinas PU ada pekerjaan, orang lain yang dapat (proyek) saya ga dikasih, Pak Kadis berhadapan dengan saya," kata pria pembawa ular tersebut.
Usut punya usut, kejadian itu terjadi di kantor Dinas PUPR Bandung Barat, pada Senin (5/10/2020). Pria yang diketahui berinisial JH tersebut, mendatangi kantor dinas hanya untuk perkara proyek.
Polisi pun telah mengamankan pria pembawa ular tersebut. Bahkan saat ini, pria berkepala plontos itu, telah ditetapkan menjadi tersangka dan dilakukan pemeriksaan.
"Dia membawa ular diduga meminta proyek kepada Kadis PUPR. Saat ini sudah menjadi tersangka," kata Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (6/10/2020).
Dalam perkara meminta proyek dengan ancaman ular, polisi terapkan pasal 368 subsider 211 subsider 335 dan diancam kurungan di atas lima tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba