SuaraJabar.id - Polisi menangkap seorang pemulung yang melakukan pemukulan terhadap seorang perempuan, di komplek Permata Cimahi, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Polisi menangkap pemulung berinisial NS (27) setelah berhasil mengidentifikasi pelaku dari rekaman CCTV saat kejadian. Dari rekaman CCTV itu, polisi kemudian mengungkap identitas tersangka.
Aksi pemukulan yang dilakukan NS, terjadi pada Senin (5/10/2020), terekam dalam cctv dan tak lama tersebar di media sosial dengan menjadi viral.
Dalam video CCTV yang berdurasi 6 detik itu, terlihat korban tengah berjalan di kawasan Komplek Permata Bandung Barat. Kemudian pelaku NS datang dengan berbekal balok kayu, dan langsung menghantamkan balok kayu tersebut ke korban.
"Pelaku kita amankan, di tempat pelariannya, di rumah orang tua korban di Cianjur," ujar Kanit Reskrim Polsek Padalarang, Ipda Ecep Karniman saat dihubungi, Senin (12/10/2020).
Terkait motif yang menjadi latarbelakang pelaku menyerang korban, Ecep mengatakan pelaku sakit hati. Hal itu dikarenakan, pelaku tak terima pernah dimarahi oleh beberapa orang warga, termasuk korban saat ia memulung di kawasan komplek Permata, Bandung Barat.
"Pernah sakit hati, karena sempat ditegur oleh Ketua RW terus identitasnya ditahan," kata dia.
Atas perbuatannya, polisi mengenakan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Dengan pasal itu, pelaku terancam pidana dua tahun penjara.
"Kondisi korban, tidak mengalami luka parah dan sudah dapat beraktivitas kembali," pungkasnya.
Baca Juga: Tren Sebut Nomor Kamar kayak Simpanan Anggota DPR, Pria Ini Malah Ngelawak
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global
-
Menteri Jerman dan Wamenkes Tinjau Langkah Hijau Bayer di Cimanggis, Ini Hasilnya
-
BRI dan Pegadaian Kelola Ekosistem Emas Sebesar 153 Ton, Dukung Instruksi Presiden Prabowo
-
BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis
-
Penangguhan Tahanan Nyumarno Cs Ditolak Hakim, Kuasa Hukum Korban Soroti Alasan Permohonan