SuaraJabar.id - Libur panjang akhir pekan di Bandung, sejumlah wisatawan baik warga lokal maupun warga luar kota Bandung, mengunjungi Kebun Binatang Bandung.
Manajemen Kebun Binatang Bandung menyebutkan, mereka mengalami peningkatan jumlah kunjungan di libur panjang Oktober ini.
"Ada peningkatan. Sampai hari ini 1.200, kemarin 900. Hari ini sampai jam ini sudah hampir seribu," kata Sulhan Syafi'i, Humas Kebun Binatang Bandung, saat dihubungi, Kamis (29/10/2020).
Sulhan mengatakan, mereka yang berkunjung ke Kebun Binatang Bandung tidak hanya warga lokal saja. Warga dari luar kota Bandung pun banyak yang mengunjungi Kebun Binatang Bandung.
Meski banyak wisatawan dari luar kota Bandung, pihak manajemen Kebun Binatang Bandung tidak menyiapkan tes rapid. Meski begitu, pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Kita tidak ada rapid cuma kita sesuaikan protokol kesehatan yang berlaku, cuci tangan air mengalir di depan wajib pake masker, cek suhu tubuh antri berjarak itu selalu," kata dia.
"Kita juga terus sampaikan untuk jaga protokol kesehatan, melalui pengeras suara sesuai protokol kesehatan, maksimal sejam sekali," sambungnya.
Untuk targetnya sendiri, selama libur panjang ini, pihak manajemen Kebun Binatang Bandung, menargetkan enam ribu pengunjung yang bakal berwisata di Kebun Binatang Bandung.
"(Tapi) Tetap ada, pengurangan jumlah wisatawan 30 persen kita jalankan sesuai AKB diperketat saat ini," pungkasnya.
Baca Juga: Libur Maulid Nabi, Lalu Lintas di Jakarta Terpantau Lengang
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Geger Video Pesta Gay di Karawang
-
Kerap Terpapar Matahari? Waspadai Bahaya Peluruhan Zat BPA pada Galon Guna Ulang Tua
-
Skema Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Barat
-
Akhir Pelarian Ayah di Surade Sukabumi yang Tega Cabuli Anak Kandung
-
Wali Kota Sukabumi Pastikan P2RW Berlanjut dan Honor RT-RW Tepat Waktu