SuaraJabar.id - Beberapa Warga Kabupaten Tasikmalaya harus menahan rindu pada Tanah Suci. Adanya regulasi pembatasan umur bagi jamaah umrah membuat mereka harus menunggu lebih lama lagi.
Pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali perjalanan umrah. Kebijakan ini disambut meriah oleh para umat Muslim yang sudah tidak sabar ziarah ke Mekkah dan Madinah.
Namun, belum semua umat Muslim dapat menunaikan ibadah ini. Seperti yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya. Pada November 2020 ini, tak ada satupun warganya yang berangkat umrah.
Bukan sepi pendaftar. Kepala Seksi urusan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Dedi Anwar menuturkan, pembukaan kembali ibadah umroh oleh Pemerintah Arab Saudi ini mendapat sambutan hangat di Tasikmalaya.
Namun lebih kepada persyaratan yang sudah ditetapkan yakni usia jemaah yang bisa berangkat umrah maksimal 50 tahun.
"Semua jemaah yang daftar, usianya di atas 50 tahun. Jadi tidak memenuhi persyaratan," kata Dedi melalui sambungan telepon, Sabtu (7/11/2020).
Pendaftar umrah di Kabupaten Tasikmalaya, lanjut Dedi, setiap bulan selalu ada. Jumlahnya bahkan mancapai 20 hingga 30 orang.
"Jadi bukan karena tidak ada yang daftar. Mudah- mudahan akhir November ini, ada yang berangkat," harap Dedi.
Baca Juga: Jemaah Umrah Asal Indonesia Tiba di Mekkah, Dikarantina 3 Hari Dalam Kamar
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Lahan 10 Hektare Dikunci! Pemkab Sukabumi Siapkan Pusat Pemerintahan Baru di Utara
-
Data Pribadi Dicatut, Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi Terjebak Kredit Macet
-
BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain, Nusa Tenggara Timur: Perkuat Kedaulatan Rupiah
-
5 Fakta Terbaru Pemekaran Sukabumi Utara: Infrastruktur Siap, Pusat Jadi Kunci Utama
-
Bela Kurir! Dipaksa Talangi COD, RS Malah Dituntut Rp8 Juta oleh Oknum yang Mengaku Pengacara