SuaraJabar.id - Polisi menduga, mayat bayi dengan kondisi masih terdapat tali pusar yang ditemukan di tumpukan sampah di Pasar Caringin, Kota Bandung, Rabu (11/11/2020) pagi sengaja dibuang.
"Kita sudah identifikasi, temu mayat bayi di Pasar Caringin, berjenis kelamin laki-laki," kata Kasubaghumas Polrestabes Bandung AKP Rahayu Mustika, saat dikonfirmasi via ponselnya.
Rahayu menuturkan, jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi terlentang. Pada tubuh bayi, terdapat bercak darah. Diperkirakan bayi tersebut baru lahir.
"Dugaan sementara, jasad bayi ini memang sengaja dibuang," katanya.
Usai dilakukan identifikasi oleh Unit INAFIS Satreskrim Polrestabes Bandung, jasad bayi itu langsung dievakuasi ke kamar jenazah di rumah sakit Polri, Sartika Asih Bandung.
Unit Reskrim Polsek Babakan Ciparay tengah lakukan penyelidikan terkait mayat bayi laki-laki tersebut.
Sebelumnya, Ade (42) warga Kota Cimahi mengaku hendak menuju parkiran di waktu penemuan. Namun langkahnya terhenti ketika mendengar banyak warga yang berteriak mengenai adanya temuan mayat bayi.
Ade pun berlari ke lokasi kerumunan yang terletak di area pembuangan sampah. Di sana ia melihat mayat bayi laki-laki masih terlilit tali pusar dan terdapat darah di sekujur tubuhnya.
Bayi itu tergeletak di tanah. Di sampingya kata Ade, terdapat beberapa peti kayu dan kardus bekas dan botol minuman kemasan. Di sampin kanan bayi tersebut terdapat tumpukan buah busuk.
Baca Juga: Alhamdulillah, Mang Oded Ingin UMK 2021 Naik
"Tadi sempat mau ngambil gambar juga, tapi gak tega," ujarnya.
Ade menuturkan penemuan mayat bayi itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, ia merasakan udara Kota Bandung sedang cukup dingin.
"Ga kebayang itu bayi ga tau ada di tempat sampah dari jam berapa. Saya aja pake jaket dobel masih kedinginan," ujarnya.
Ia sempat bertanya pada pedagang sayur langganannya terkait penemuan ini. Menurutnya, sebelum ditemukan ada beberapa orang yang lewat area tumpukan sampah itu. Tapi tak melihat keberadaan mayat bayi di sana.
"Kalau sekilas memang gak terlihat sih. Soalnya ketutupan bekas peti buah, kardus sama sampah lainnya. Posisinya kehalangan tumpukan sampah," jelasnya.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir
-
Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak
-
Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri
-
Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan
-
Melebarnya Garis Penyidikan KPK di ATR/BPN, Dari Summarecon ke Kota Baru Parahyangan