SuaraJabar.id - Front Pembela Islam (FPI) Jawa Barat meminta pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial dan memperhatikan kesejahteraan para ustadz dan guru ngaji di daerah.
Hal ini diungkapkan Ketua Badan Pengkaderan Front (BPF) FPI Jawa Barat, Ustadz Acep Sofian. Menurutnya, guru ngaji dan ustadz memiliki peranan penting dalam pembangunan karakter generasi penerus bangsa.
Di tengah pandemi Covid-19 ini, banyak orang yang mengalami kesulitan ekonomi. Sebagian di antara mereka adalah orang yang sebelum masa pandemi memiliki pekerjaan dan penghasilan yang layak.
Sedangkan ustadz dan guru ngaji, sebelum masuk masa pandemi pun penghasilannya sudah tak menentu. Memasuki masa pandemi, banyak ustadz dan guru ngaji yang mengalami kesulitan.
Seorang guru ngaji di Kota Cimahi bernama Eri Rustandi (43) misalnya. Ia sudah tak sanggup memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga harus berhutang ke rentenir.
Karena tidak ada pemasukan yang pasti, hutang yang semakin membengkak akibat bunga yang tinggi membuat Eri akhirnya nekat menjambret untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membayar tagihan ke rentenir.
Akibat perbuatannya, Eri kini mendekam di sel tahanan Polres Cimahi. Ancaman hukuman penjara pun membayangi guru ngaji itu.
Ustadz Acep mengatakan, dirinya sangat geram mendengar kabar ini. Seharusnya kata dia, pemerintah memberikan perhatian pada para ustadz dan guru ngaji, terlebih di masa pandemi seperti ini.
Menurutnya, beberapa daerah sudah mengalokasikan sejumlah dana untuk ustadz dan guru ngaji. Kota Tasikmalaya misalnya. Namun karena keuangan pemerintah daerah yang terbatas, nilainya pun tak besar.
Baca Juga: Anies Baswedan Mendadak Temui Rizieq Shihab, Ada Apa?
"Meskipun jauh untuk memenuhi kebutuhan, tapi minimalnya ada perhatian dari pemerintah daerah," ujarnya ketika dihubungi Suarajabar.id, Rabu (11/11/2020).
Ia meminta pemerintah pusat juga turut membantu.
"Kalau pemerintah pusat keuangannya lebih besar," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba
-
Kapolda Jabar Beberkan Kronologi Lengkap Detik-Detik Penangkapan Buron Taufik Hidayat
-
Liburan Sekolah Tiba, Bandung Kembali Menjadi Destinasi Favorit Keluarga
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal