SuaraJabar.id - Di situasi pandemi Covid-19, tidak sedikit orang yang tetap konsisten berbagi ke sesama manusia.
Salah satunya adalah warung makan di Jember yang membagikan kebaikan kepada kaum Dhuafa dan lainnya.
Berlokasi di Jember, keunikan Warung Rakyat dibagikan oleh akun jejaring sosial Instagram @suwarsuwirjember, belum lama ini.
Pada video terkait, tampak sebuah warung makan yang menerapkan bayar seikhlasnya kepada para pembeli. Bahkan, kaum dhuafa atau orang tidak mampu malah tidak perlu membayar alias gratis.
Warung Rakyat berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya setelah SPBU Sabtuan, Jember. Warung makan ini buka setiap Senin sampai Sabtu pukul 11.00 WIB sampai 15.00 WIB.
Tempat yang disediakan di sini pun bersih dan luas sehingga nyaman untuk disinggahi. Pembeli yang datang diharuskan melepas alas kaki sebelum memasuki Warung Rakyat.
Lauk yang disajikan di tempat ini cukup beragam, mulai dari nasi jagung, telur, tempe, sayuran, kerupuk, sambal dan sebagainya dapat dipilih oleh pembeli.
Menu masakan di Warung Rakyat akan berganti setiap hari. Minuman yang tersedia antara lain teh, kopi dan juga air putih.
Terdapat kotak keikhlasan yang disediakan untuk pembeli membayar makanannya. Pembeli sama sekali tak dipatok harga, mereka akan dibebaskan membayar berapa pun asalkan ikhlas.
Baca Juga: Heboh Gaji Penjaga Warung Rp 6 Juta per Bulan, Warganet Insecure
Unggahan tentang warung makan ini pun ramai dibicarakan warganet. Hingga Jumat (20/11/2020) video tentang Warung Rakyat sudah ditonton lebih dari 42 ribu kali di Instagram.
"Ini alasanku pengen kaya," ujar seorang warganet di kolom komentar.
Ada pula warganet yang bingung bagaimana perhitungannya dalam syariat Islam, "Konsepnya bagus, tapi saya bingung. Dalam pandangan ilmu syariat Islam bagaimana ya? Masuk dalam akad jual beli atau akad sodakoh?" tanya warganet ini.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Video Perkelahian Padepokan Ciracap Viral, MUI dan DPRD Sukabumi Minta Pembinaan
-
Dari Hangout hingga Belanja, Ini Ragam Promo BRI Sambut Semangat Sumpah Pemuda
-
Potensi Rp104,43 Triliun Disorot, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit