SuaraJabar.id - Pesta malam Minggu di New Braga Club di Jalan Braga, Kota Bandung harus terhenti setelah dibubarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung.
Pembubaran dilakukan karena petugas mendapati ada ratusan orang dalam satu ruangan dan melanggar standar protokol kesehatan di tempat itu, Sabtu (21/11/2020) malam.
"Kami menemukan kerumunan luar biasa di salah satu tempat hiburan di sekitar jalan Braga dengan tidak memperhatikan protokol kesehatan. Ratusan orang dalam satu ruangan melebihi standar protokol kesehatan bahkan melebihi kapasitas normal," ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, Minggu (22/11/2020).
Pihaknya bersama anggota TNI, Pom AD dan AL serta anggota polisi yang melakukan patroli langsung melakukan pembubaran. Menurutnya, kerumunan tersebut menyalahi standar protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Rasdian mengatakan, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung yang banyak. Menurutnya, pengunjung yang memegang KTP diberi peringatan, didokumentasikan dan diperbolehkan pulang.
Sementara itu, sebanyak 132 orang yang tidak memegang KTP dibawa ke kantor Satpol PP Kota Bandung di Jalan Dalem Kaum. Kata dia, para pelanggar protokol kesehatan harus membuat pernyataan.
"Pelanggar membuat surat penyataan dan dikembalikan kepada keluarganya dengan cara harus dijemput oleh keluarganya. Pengelola klub akan dipanggil Senin (23/11/2020) oleh penyidik PNS," katanya.
Rasdian menambahkan, sejak 11 November lalu, pihaknya bersama tim gabungan terus melakukan operasi yustisi protokol kesehatan di kecamatan-kecamatan di Kota Bandung. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran virus korona.
Data kasus covid-19 di Kota Bandung hingga Ahad (22/11/2020) dini hari di laman pusat data informasi covid-19, kasus kumulatif covid-19 mencapai 2.839 kasus, 339 kasus aktif, 2.391 kasus sembuh dan 109 orang pasien meninggal dunia.
Baca Juga: Teror Kelompok Bermotor Masih Hantui Warga Kota Bandung
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026