SuaraJabar.id - Sepeda motor bergenre cruiser pertama BMN siap mengaspal di Indonesia. Memulai debut global pada April 2020 lalu, BMW R 18 First Edition bakal dipasarkan oleh BMW Motorrad Indonesia.
CEO BMW Motorrad Indonesia, Joe Frans mengungkapkan bahwa BMW R 18 kini menjadi model cruiser perdana yang menghadirkan nuansa berbeda dengan model-model sebelumnya.
"Kami sangat antusias untuk dapat memboyong cruiser terbaru ini ke Indonesia. Hadirnya BMW R 18 ini tentu menjadi citarasa yang unik dibanding lini yang telah ada, dan juga ini mesin boxer terbesar yang pernah ada," ungkap Joe Frans dalam keterangan resminya, Kamis (26/11/2020).
Dalam acara Peluncuran BMW R 18 yang dilaksanakan di Showroom BMW Motorrad TB Simatupang, Jakarta Selatan, Ariel Noah sebagai Brand Ambassador mengatakan bahwa kendaraan ini memiliki keunikan tersendiri berkat teknologi yang ada pada motor ini.
Baca Juga: Luna Maya Ungkap Satu-satunya Perempuan Cocok Jadi Pacar Ariel NOAH
"Saya percaya dengan teknologi yang disusupkan pada tiap lini model BMW Motorrad, termasuk BMW R 18. Selain kesan klasik khas yang ditonjolkan, saya yakin riding menggunakan BMW R 18 jadi makin menyenangkan," kata Ariel Noah.
Berbicara tampilan, motor dengan desain klasik ini memiliki nilai historis masa kejayaan BMW R 5 yang kental dengan sisi klasiknya ke era saat ini. Bukan sebuah kebetulan desain klasik murni dengan detil yang masih dipertahankan pada BMW R 18.
Motor asal Jerman ini memiliki fungsional dan bergaya yang ditonjolkan pada lima karakter ini yaitu rangka double-loop, tangki tear-drop, gardan yang terlihat, serta cat berpola garis-garis layaknya pada BMW R 5 dan desain bentuk mesin Boxer yang besar.
BMW R 18 First Edition hadir dengan sentuhan warna hitam klasik dengan garis putih dipadukan dengan chrome di beberapa komponen, seat badge dan emblem 'First Edition' di bagian samping.
Motor ini juga menggunakan mesin boxer ciri khas dari motor BMW kebanyakan dengan kapasitas mesin 1.802 cc sehingga memberikan pengalaman berkendara yang menginspirasi sejak BMW Motorrad mulai diproduksi pada 1923.
Baca Juga: Akhirnya! Luna Maya Izinkan Perempuan Lain Cium Ariel NOAH, Siapa Dia?
Mesin berkonfigurasi dua silinder ini dapat menghasilkan tenaga 91 hp pada rentang 4.750 rpm dengan torsi maksimum mencapai 157 Nm pada putaran 2.000-4.000 rpm. Motor ini memiliki empat katup dengan camshafts overhead ganda di setiap silinder.
Berita Terkait
-
Satu-satunya Momen Ariel NOAH Nangis, Jadi Titik Terlemah dalam Hidupnya
-
Ariel NOAH Tegang Denny Sumargo Singgung Tipis-Tipis Wulan Guritno: Ketahuan Sama Gue
-
Ariel NOAH Mudik Naik Motor, Praz Teguh Pilih Mobil: Lebih Menantang!
-
Sensasi Mudik Ala Ariel NOAH: Tunggangi Motor Unik Bertampang Italia, Harga Setara Honda Brio
-
Panas Ariel NOAH vs Ahmad Dhani soal Royalti, Penyanyi Ini Justru Banjir Pujian
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar