SuaraJabar.id - Pencarian seorang bocah yang hilang tenggelam di laut selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tepatnya di Pantai Citepus Kebon Kalapa yang dilakukan tim SAR gabungan hingga saat ini belum membuahkan hasil.
"Pada Rabu, (2/12) pencarian korban yang diketahui bernama Dirfas Shidqi Jahfal (13) warga Kampung Sekarwangi, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi hingga ke laut lepas," kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi, Rabu malam.
Menurutnya, pencarian dilakukan dengan cara menyisir laut di sekitar lokasi hilang tenggelamnya korban hingga ke beberapa titik seperti perairan laut Lawang Jampang atau laur lepas yang jaraknya lebih dari 40 mil laut dari tempat kejadian musibah.
Tim SAR gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, FKSD dan potensi SAR lainnya disebar ke beberapa titik untuk mempercepat penemuan, bahkan tim dari FKSD harus menggunakan kapal nelayan jenis congkreng agar bisa menembus laut lepas.
Namun, hingga pukul 18.00 WIB belum ada tanda-tanda tubuh korban muncul ke permukaan laut dan diduga bisa saja terselip di bebatuan karang karena lokasi kejadian merupakan daerah berkarang.
Bahkan, pencarian di laut lepas pun terhalang atau terkendala oleh cuaca buruk yakni dengan datangnya badai, namun demikian kondisi tersebut tidak menyebabkan terjadinya hal yang tidak diinginkan kepada tim pencari.
Maka dari itu, pencarian pun akan dilanjutkan pada Kamis, (3/12) hari ini dengan memperluas daerah pencarian, karena dikhawatirkan tubuh korban terbawa arus hingga ke laut lepas.
"Tim SAR pun saat ini masih ada yang bersiaga di darat untuk melakukan pemantauan serta kami pun sudah berkoordinasi dengan nelayan yang
hendak dan pulang melaut jika melihat ada benda mencurigakan seperti jasad manusia untuk segera dilaporkan," ujarnya seperti dilansir Antara.
Okih berharap pada Kamis, korban bisa ditemukan. Dilihat dari lamanya remaja ini tenggelam di laut kemungkinan besar sudah meninggal dunia, tetapi pihaknya belum bisa memastikan nasib korban sampai benar-benar ditemukan.
Baca Juga: Kapal Tugboat Tenggelam di Sungai Musi, 3 ABK Selamat Tapi Nahkoda Tewas
Sebelumnya, pada Minggu, (29/11) korban bersama kerabatnya berekreasi di objek wisata Pantai Citepus, Desa Cietpus, Kecamatan Palabuhanratu. Diduga Dirfas Shidqi Jahfal berenang terlalu tengah dan akhirnya tergulung ombak.
Kerabatnya yang melihat kejadian tersebut langsung melapor kepada petugas keamanan pantai, namun karena gelombang dan ombak cukup tinggi tubuh remaja ini pun akhirnya tertelan laut.
Berita Terkait
-
Bikin Geger Warga, Patung Penis Raksasa di Pegunungan Ini Mendadak Hilang
-
Musim Hujan, Harga "Jablay" di Sukabumi Naik 50%
-
Lewati Persentase Nasional, Pasien COVID-19 Kabupaten Sukabumi Sembuh
-
Terminal Sukabumi Bakal Disulap Kemenhub, Ada Mal dan Hotel
-
Mengapung selama 2 Hari, Seorang Pelaut Amerika Serikat Ditemukan Selamat
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain