SuaraJabar.id - Jembatan layang Jalan Jakarta-Supratman baru beroperasi dikhususkan untuk kendaraan bermotor. Meski belum terpasang rambu, pesepeda tidak dapat melalui flyover itu.
Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol M. Rano Hadiyanto mengatakan, pesepeda dilarang melintasi jembatan layang Jalan Jakarta-Supratman.
"Tidak boleh dilalui oleh pesepeda," ujarnya di sekitaran jembatan layang Jalan Jakarta-Supratman, Selasa (8/9/2020).
Jembatan layang Jalan Jakarta-Supratman dikhususkan untuk kendaraan bermotor. Kecepatan kendaraan yang melintas pun dibatasi dengan maksimal 40 km/jam.
Rambu-rambu larangan masuk untuk gerobak, becak, bus dan truk telah dipasang di jembatan layang tersebut. Namun, rambu larangan masuk untuk sepeda belum terpasang.
"Untuk rambu larangan masuk sepeda, nanti akan kita pasang," tuturnya.
Rencananya, besok jembatan layang akan ditutup untuk sementara. Akan ada pembersihan di sekitar lokasi jembatan dan ada beberapa perbaikan marka jalan.
Diberitakan sebelumnya, uji coba jembatan layang akan dilakukan selama dua hari, yakni Senin hingga Selasa (7-8/12/2020). Ada dua tahap uji coba yang akan dilaksanakan pada pagi dan sore hari.
Pada Senin dan Selasa, uji coba jembatan layang dilalukan untuk satu arah. Uji coba dilaksanakan pada pagi hari pukul 06.00-09.00 WIB dan pada sore hari pukul 15.00-19.00 WIB.
Baca Juga: Boleh atau Jangan Dulu Berwisata ke Kota Bandung? Warganet Bingung
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi