"Kalau pun gak ada honornya, minimal masker sama pelindung yang lain atuh. Lagi kondisi pandemi gini nyuruh orang ke TPS yang banyak orang tapi gak memberi bekal apa-apa, saya takut lah," ujar Ujang ketika dihubungi via telepon.
Dilansir dari AyoBandung.com-jaringan Suara.com, Saksi dari pasangan calon nomor 1 dan 2 pada Pilkada Cianjur 2020 tidak terlihat di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) pada saat pencoblosan, Rabu (9/12/2020).
Menurut informasi yang dihimpun, di beberapa TPS di kelurahan dan desa Kecamatan Cianjur tidak nampak saksi dari paslon nomor urut 1 dan 2.
Paslon nomor urut 1 adalah M Toha-Ade Sobari dari jalur perseorangan dan nomor urut 2 adalah Oting Zaenal Mutaqin-Wawan Setiawan yang diusung Partai Gerindra dan Partai Demokrat.
Hadi Cahyadi (35), Ketua TPS 30 di Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, membenarkan tidak adanya saksi dari paslon nomor 1 dan 2. Hingga batas waktu ditentukan mereka tidak juga hadir.
“Iya betul, tidak ada saksi dari paslon nomor 1 dan 2, kami sempat menunggu kedatangannya hingga batas waktu, tapi tidak kunjung datang,” katanya.
Kondisi APD para saksi ini sempat disorot Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang memantau pelaksanaan pencoblosan Pilkada Serentak 2020 yang ada di wilayahnya.
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini meninjau pelaksanaan pungut hitung di Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Rabu (9/12/2020). Salah satu yang menjadi evaluasi dalam penerapan protokol kesehatan dalam Pilkada Kabupaten Bandung ungkap pria yang akrab disapa Emil, adalah saksi yang masih belum mendapat fasilitas pelindung diri yang memadai.
"KPPS semuanya mengenakan APD, termasuk face shield. Saksi juga seharusnya diberi," ujarnya.
Baca Juga: Cegah Kerumunan, Warga Diminta Langsung Pulang Usai Nyoblos
Catatan Redaksi: Tulisan ini merupakan hasil kerjasama antara Jaring.id dan Suara.com. Pada Pilkada 2020, kami fokus untuk memproduksi berita terkait penerapan protokol kesehatan dalam pemungutan suara.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat