SuaraJabar.id - Tiga gempa dengan magnitudo di atas 5,0 mengguncang Indonesia sejak Kamis (7/1/2021) dini hari hingga siang ini.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, tiga gempa itu terjadi di Bengkulu, Tomini dan Aceh.
"Gempa Aceh pagi ini adalah gempa yang dirasakan ketiga kalinya sejak pagi dini hari tadi," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Kamis (7/1/2021).
BMKG mencatat telah terjadi gempa yang dirasakan di Bengkulu magnitudo 5,7 pukul 00.28.35 WIB dan Gempa Teluk Tomini magnitudo 6,2 pukul 03.59.37 WIB. Selanjutnya disusul terjadi gempa Aceh magnitudo 5,0 pukul 08.27.30 WIB.
Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Gorontalo, Tidak Berpotensi Tsunami
Dia menjelaskan Gempa Aceh juga berpusat di laut seperti halnya Gempa Bengkulu dan Gempa Teluk Tomini sebelumnya. Episenter gempa di Aceh terletak pada koordinat 6,26 LU dan 94,18 BT tepatnya di laut pada jarak 132 km arah Barat Laut Kota Sabang, Aceh pada kedalaman 64 km.
Pembangkit Gempa Aceh tersebut berkaitan dengan aktivitas subduksi lempeng, sama juga seperti pembangkit gempa Bengkulu dan Gempa Teluk Tomini sebelumnya.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa yang terjadi di Aceh itu termasuk dalam klasifikasi gempa menengah akibat adanya deformasi batuan pada slab Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme sumber pergeseran naik (thrust fault) sama halnya juga terjadi pada mekanisme gempa Bengkulu dan Gempa Teluk Tomini yang terjadi pada pagi dini hari tadi, ketiganya memiliki mekanisme sumber pergeseran naik.
Seperti halnya Gempa Bengkulu dan Gempa Teluk Tomini, Gempa Aceh guncangannya juga dirasakan oleh masyarakat di Banda Aceh dan Sabang pada skala II-III MMI, menyebabkan beberapa warga lari keluar rumah.
Baca Juga: Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,4 Mengguncang Gorontalo
Namun, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat ketiga gempa signifikan yang dirasakan tersebut, meskipun berpusat di laut tidak berpotensi tsunami.
Berita Terkait
-
Indonesia di Ambang Bencana Megathrust? Ini Daftar 13 Wilayah Paling Terancam
-
Gempa Magnitudo 6,8 Mengguncang Papua Nugini, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Gempa Perparah Krisis Myanmar: PBB Desak Pendanaan Darurat di Tengah Perang Saudara
-
Menlu Sugiono Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Musibah Gempa Myanmar
-
H+3 Lebaran: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan Hingga Petir
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar