SuaraJabar.id - Kawasan Pasar Cisarua yang selama ini identik dengan kesemrawutan akan segera berubah drastis. Pemerintah Kabupaten Bogor memulai langkah konkret dalam proyek raksasa penataan kawasan wisata Puncak dengan membongkar 130 lapak pedagang kaki lima (PKL).
Langkah tegas ini menjadi babak baru untuk mengubah wajah Puncak menjadi lebih tertata, modern, dan ramah wisatawan, seiring kelanjutan relokasi PKL ke Rest Area Gunung Mas.
Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Anwar Anggana, mengonfirmasi bahwa operasi penertiban oleh tim gabungan akan dimulai pada Kamis (24/7/2025). Sebanyak 230 personel dari TNI-Polri dan perangkat daerah terkait akan diterjunkan.
Menariknya, jelang hari-H, sebagian pedagang telah menunjukkan kesadaran dengan membongkar lapak mereka secara mandiri.
"Tidak pakai alat berat. Manual saja, karena mereka sebagian saat ini sedang membongkar mandiri," ujar Anwar, Rabu (23/7/2025) dilansir dari Antara.
Proyek ini didasari oleh kemauan politik yang kuat. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa penataan ini tidak akan menjadi wacana belaka.
Ia menginginkan tindakan nyata dan cepat untuk merealisasikan Puncak yang lebih baik.
"Kita tidak butuh banyak retorika. Penataan kawasan ini harus dilaksanakan dengan tindakan nyata. Hari ini kita bicara, besok langsung kerja," tegas Rudy.
Menurutnya, meski penataan ini merupakan proyek jangka panjang hingga 2026, langkah konkret harus dimulai dari sekarang.
Baca Juga: Tak Cuma Jual Beras, Ratusan Koperasi Merah Putih di Bogor Dilengkapi Klinik Kesehatan
Lalu, seperti apa wajah baru Puncak nanti? Bersama Kementerian PUPR, Pemkab Bogor akan membangun serangkaian fasilitas kelas dunia yang berorientasi pada kenyamanan pejalan kaki dan keindahan visual.
Beberapa proyek utamanya antara lain:
- Jalur Pedestrian Modern: Akan dibangun jalur pejalan kaki yang nyaman dan ramah bagi penyandang disabilitas dari Rest Area Gunung Mas hingga Puncak Pass.
- Taman-Taman Tematik: Beberapa titik strategis akan dipercantik dengan taman, seperti Taman Salse (area istirahat), Taman Pangumbara (elemen visual), serta Taman Sabilulungan dan Teras Walungan.
- Pos Gabungan Puncak Pass: Di titik tertinggi akan dibangun sebuah pos gabungan yang juga berfungsi sebagai titik pandang untuk menikmati lanskap kawasan.
Selain itu, penataan juga akan menyasar penertiban tiang listrik hingga bangunan yang melanggar garis sempadan jalan.
Tak hanya soal keindahan, pemerintah juga serius mengurai biang kerok kemacetan Puncak. Kajian teknis untuk membangun empat titik simpang jalan baru sedang disusun. Lokasinya berada di:
- Pasir Muncang
- Pasir Angin
- Masjid Nurul Huda
- Sekitaran Pasar Cisarua
"Untuk memperlancar persimpangan ini, pemerintah akan membebaskan lahan pribadi yang terdampak, lalu membangun persimpangan tanpa menunggu pihak lain," kata Rudy.
Berita Terkait
-
Tak Cuma Jual Beras, Ratusan Koperasi Merah Putih di Bogor Dilengkapi Klinik Kesehatan
-
Bogor Dikepung Beton? Bupati Rudy Ajak Aktivis 'Keroyokan' Bangun Hutan Kota
-
Bukan Sekadar Koperasi Biasa, Hambalang Berpotensi Jadi Pusat KDMP Tingkat Jawa Barat
-
Hadapi Ancaman Sesar Aktif, Warga Kabandungan Dilatih Penyelamatan Diri dari Gempa Bumi
-
Perpindahan Halte TransJabodetabek ke Botani Square: DPRD Jabar Desak Kesiapan Penuh
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lagi! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Pelaku Pencabulan, Modusnya Bikin Geleng-geleng
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?