SuaraJabar.id - Prajurit TNI AD gugur ketika melakukan evakuasi di Dusun Bojongkondang desa Cihanjuang, Cimanggung pada Sabtu (9/1/2021) malam. Sebagai penghormatan atas jasa Prajurit TNI AD itu, jajaran Korem 062/Tarumanagara mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang.
Prajurit TNI AD yang tugur dalam tugas evakuasi korban longsor itu bernama Kapten Infanteri Setiyo Pribadi. Ia merupakan Komandan Rayon Militer 1014 Cimanggung yang berada di bawah Kodim 0610/Sumedang.
"Pengibaran bendera merah putih setengah tiang merupakan instruksi Danrem 062 Tarumanagara dan ini dilaksanakan selama tiga hari sebagai bentuk penghormatan terhadap prajurit TNI atau almarhum yang sedang menjalankan tugas," ujar Dandim 0610/ Sumedang Letkol Infanteri Zaenal Mustofa kepada TIMES Indonesia-jejaring SUara.com di posko penanggulangan bencana longsor SMAN Cimanggung, Senin (11/1/2021).
Zaenal mengatakan, pengibaran bendera merah putih setengah tiang dilaksanakan sejak Minggu (10/1/2021) kemarin hingga Selasa (12/1/2021) besok.
Baca Juga: Gagal Ke Sumedang, Biker Bandung Dibegal di Jalan Ciliwung
Bagi almarhum diajukan mendapat penghargaan anumerta atau dinaikan satu tingkat pangkatnya.
"Kronologis kejadian singkatnya pada Sabtu (9/1/2021) lalu, almarhum sekitar pukul 18.15 WIB, tengah melaksanakan peninjauan lokasi longsor bersama rombongan. Kemudian, almarhum dinyatakan hilang kontak setelah terjadi longsor susulan sekitar pukul 19.45 WIB, saat melakukan pendataan korban di area longsor," terangnya.
Atas peristiwa tersebut, Zaenal mengatakan, Keluarga Besar Kodim 0610 Sumedang menyampaikan bela sungkawa mendalam atas gugurnya Danramil 1014 Cimanggung saat menjalankan tugas.
"Semoga almarhum Kapten Infanteri Setiyo Pribadi diterima disisi Nya, gugur dengan sahid dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Almarhum, telah dikebumikan di pemakaman keluarga dekat rumah tinggalnya di RT 02 / RW 02, Desa Cikole, Cimalaka, Sumedang, Minggu (10/01/2021) kemarin," ucap Zaenal.
Baca Juga: 5 Moge Rombongan Penganiaya TNI AD di Sumbar Berdokumen Palsu
Berita Terkait
-
Dua Prajurit TNI Tersambar Petir di Mabes Cilangkap, Keduanya Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Wahana Ritel Honda Membuka Cabang Baru di Jakarta dan Jawa Barat
-
Dua Prajurit TNI AD Terlibat Kasus Narkoba, KSAD Pastikan Pelaku Sudah Ditahan
-
Dua Prajurit TNI AD Edarkan 75 Kg Sabu dan 40 Ribu Pil Ekstasi di Medan, Ini Identitasnya
-
Kasus 6 Prajurit TNI Mutlilasi Sipil, KonstraS Sebut Bukti Kesewenang-wenangan Militer di Papua
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar