SuaraJabar.id - Sebelum memutuskan mau disuntik vaksin Covid-19, penyanyi sekaligus penulis Risa Saraswati sempat merasa takut. Pasalnya, banyak informasi palsu atau hoaks yang beredar terkait Covid-19.
Risa kemudian tertantang untuk membuktikan sendiri bahwa hoaks tentang vaksin Covid-19 itu tidak benar.
"Aku orangnya suka nantang, jadi ya udah lah daripada aku baca grup terus ketakutan dengan pemberitaan hoaks begitu, ya udah mending aku buktiin aja dulu sendiri," kata Risa saat dihubungi di Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/1/2021).
Selain itu, ia mengaku membutuhkan vaksin itu karena sebagai publik figur, sekaligus pekerja kantoran yang aktivitasnya cukup tinggi, dapat meningkatkan potensi terpapar Covid-19.
Baca Juga: Hiks Nagita Slavina Ngebet Disuntik Vaksin Bareng Jokowi, Tapi Gak Diundang
"Aku kayak butuh proteksi gitu, makanya pengen cepet-cepet sebenernya. Makanya, kemarin begitu ditawarin ya antusias," katanya.
Dengan mobilitas yang tinggi itu, ia mengaku kerawanan bukan hanya pada dirinya sendiri, melainkan dalam kehidupan sehari-harinya ia tinggal bersama ibunya serta anaknya.
"Takutnya aku bawa dari luar (virus) atau apalah, ada mamah dan ada bayi juga. Jadi aku yang kasih tahu mereka duluan," kata Risa.
Karena itu, selain mengikuti vaksinasi, menurutnya, para generasi muda juga perlu meyakinkan para generasi yang lebih tua untuk tidak takut mengikuti vaksinasi. Karena, menurutnya, vaksin adalah jalan terbaik untuk menyudahi pandemi.
"Jadi, harusnya sih aku pengennya anak muda tuh lebih berani, bukannya malah ketakutan dan terkena hoaks dan pemberitaan yang tidak benar," kata dia.
Baca Juga: Besok Giliran Ariel Noah dan Risa Saraswati Disuntik Vaksin Covid-19
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan ada dua publik figur yang ikut dalam proses vaksinasi pertama di Bandung, yakni Risa Saraswati dan Ariel Noah.
Berita Terkait
-
Profil Frans Datta, Rektor Universitas Maranatha yang Jawab 'Tantangan' Walkot Bandung
-
Trauma Kasus Yana Mulyana, Wali Kota Bandung Farhan Minta Bimbingan KPK untuk Pencegahan Korupsi
-
Kekayaan Muhammad Farhan di LHKPN, Berani Tolak Suap Proyek Rp3 Miliar
-
Farhan Koar-Koar Ogah Diajak Main Film Usai Jabat Wali Kota Bandung, Siapa Kena Sindir?
-
Skandal Bandung Smart City: KPK Dalami Aliran Dana ke DPRD, 9 Saksi Diperiksa
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar