Saat ini warga yang bertahan di reruntuhan Tamansari tinggal keluarga Eva, beberapa warga lainnya sebagian telah mengungsi dan terus menuntut agar Pemerintah Kota Bandung memberika hak-hak bagi warga yang masih bertahan.
Seperti tidak pernah surut, semangat perlawanan menuntut hak-hak terus diperjuangkan. Eva berserta pendamping hukum dari Perhimbunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia (PBHI) Jawa Barat membangun kembali pembatas tanah warga dengan dengan lahan pembangunan rumah deret. Warga terus menuntut agar pemerintah Kota memberikan hak mereka.
“Kita akan bordir ulang untuk pembatas. Ini untuk membela diri kami, ini menjadi satu kebutuhan untuk ruang kami tetap bertahan,” tegas Eva.
Pendamping Hukum dari PHBI Jabar, Deti Sopandi mengungkapkan bahwa lahan di RW Tamansari Bandung masih berstatus sengekta. Ditambah beragam teror dan juga tindakan represif pada 12 Desember 2019 lalu belum juga diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bandung.
“Insiden tanggal 13 Januari 2021 kemarin pembongkaran benteng atau seng untuk warga yang masih bertahan, pembongkaran dengan cara premenisme dan tidak ada pemberitahuan, tiba-tiba, itu teror dan intimidasi untuk warga yang masih bertahan,” ungkapnya.
“Kondisi Tamansari, permasalahan di sini belum beres, status tanah itu masih sengketa, ditambah yang 12 Desember belum diselesaikan Pemerintah Kota,” imbuhnya.
Warga yang masih bertahan terus menuntut agar Pemerintah Kota menghentikan pembangunan rumah deret, dan juga memberikan ganti rugi kepada hak dan rumah warga yang telah dihancurkan oleh Pemerintah Kota Bandung.
Kontributor : Emi La Palau
Baca Juga: Dua Tahun Pimpin Bandung, Oded-Yana Coba Bereskan PR
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
RUPST BRI Putuskan Dividen Rp52,1 Triliun, Tegaskan Kinerja dan Stabilitas
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Ekspansi Luar Negeri Dimulai, Pegadaian Buka Kantor Cabang Pertama di Timor Leste
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Melanggar? Jabatan Taruhannya
-
Sengkarut MBG di Ciamis: Menyingkap Teka-teki Pungli Rp 250 Ribu yang Menyeret Anggota DPRD