SuaraJabar.id - Seorang perempuan mengaku menjadi korban orderan fiktif pesanan ojek online alias ojol. Kisahnya jadis sorotan setelah video curhatannya viral di media sosial.
Tak cuma sekali, rumah perempuan ini didatangi sekitar sejumlah driver ojol yang mengantarkan pesanan, dari pagi hingga sore.
Hal ini diketahui dari akun TikTok @iboy_cat yang mengunggah video curhat penipuan ojol ini pada Kamis (22/1/2021).
"Please stop dong woi," tulis @iboy_cat pada video seperti dikutip pada Jumat (22/1).
Dalam video tersebut, nampak satu per satu ojol menyambangi rumah si perempuan sambil membawa orderan mulai dari makanan hingga tagihan belanja online.
Si perempuan mengatakan sekitar 10 pengemudi ojol mendatangi rumahnya secara bergantian di hari yang sama.
Padahal, ia sama sekali tak pernah melakukan pesanan di hari tersebut. Adapun semua order dilakukan atas nama yang sama, yakni Desi.
Para driver ojol tersebut hanya bisa tertunduk lemas ketika mengetahui orderan yang mereka dapat adalah fiktif. Pun demikian dengan si perempuan, ia sampai geram mengetahui ulah iseng itu dilakukan berkali-kali.
"Ga kasian apa sama mereka cari rezeki susah-suah malah ketipu gini," katanya.
Baca Juga: Berhati Mulia, Ojek Ini Batalkan Pesanan Demi Tolong Kucing Kecelakaan
"Sumpah ga punya hati banget jadi orang. Aku gemeteran sampai nangis," sambungnya.
Ia merinci, mendapatkan tiga orderan makanan, sementara sisanya adalah pembayaran di market place dan top-up di aplikasi dompet digital.
Untuk tagihan pembayaran di market place, perempuan ini mengungkap nominalnya selalu sama yakni Rp 99,5 ribu, sementara untuk top-up aplikasi dompet digital yakni Rp 100 ribu.
Sementara pada unggahan selanjutnya, perempuan ini mengatakan telah melapor urusan orderan fiktif ini ke pihak perusahaan ojol. Dari sini, ia mengetahui bahwa pelaku rupanya berasal dari pulau yang berbeda.
"Aku sudah tracking nomor pelaku di kepolisian, udah dapat alamatnya dan ternyata beda pulau sama aku," jelasnya.
Lebih jauh ia menyebut telah membayar sejumlah orderan. Ia tak mengganti semua orderan yang datang lantaran ada beberapa driver ojol yang menolak untuk dibayar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain