SuaraJabar.id - Libur tahun baru Imlek, Jumat (12/2/2021) Jalur Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tampak lengang dari wisatawan yang hendak liburan. Hal ini karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara ketat.
"Pengetatan PPKM dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Bogor serta mencegah terjadinya kerumunan tempat wisata kawasan Puncak Kabupaten Bogor," ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin di Ciawi, Bogor.
Pengetatan PPKM dengan memutar balik pengendara yang tak membawa hasil tes cepat atau rapid test antigen itu menyebabkan beberapa ruas Jalur Puncak yang biasa padat kendaraan kini justru sebaliknya. Hal itu terlihat di Simpang Gadog, Kawasan Megamendung dan Pasar Cisarua.
Pemeriksaan protokol kesehatan dan hasil rapid test antigen dilakukan secara intensif. Wilayah selatan Kabupaten Bogor tersebut lantaran kerap menjadi primadona para pelancong.
"Ini dilakukan untuk meminimalisir adanya wisatawan atau masyarakat luar Bogor yang lolos masuk wilayah Kabupaten Bogor tanpa surat rapid test antigen," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu.
Pemerintah Kabupaten Bogor menerapkan PPKM berbasis mikro mulai Selasa (9/2) hingga 22 Februari 2021. Kebijakan tersebut diatur melalui Keputusan Bupati (Kepbup) Bogor Nomor 443/141/Kpts/Per-UU/2021 yang di dalamnya terdapat sembilan poin.
"Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021, PPKM Berbasis Mikro dilakukan dengan pembentukan Pos Komando (Posko) di tingkat desa dan kelurahan dengan melibatkan TNI, Polri, tokoh agama dan relawan lainnya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing