SuaraJabar.id - Wanita asal Bandung, Jawa Barat ditemukan tewas di sebuah hotel di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (28/2/2021).
Korban asal Bandung itu diduga tewas karena dibunuh. Sebab ditemukan beberapa luka di kepala bagian belakang.
Wanita berinisial M (20) saat ini tengah menjalani visum. Diketahui, korban dari Bandung ke Kediri untuk menemui pacarnya.
“Kondisi jenazah, dari visum luar ditemukan berlumur darah. Ada luka di bagian kepala belakang,” kata Kapolresta Kediri AKBP Eko Prasetya di lokasi kejadian dilansir dari Ayobandung.com.
Enam saksi tengah diminta keterangan, yakni orang-orang yang bersama korban sewaktu di hotel, termasuk pacarnya. Mereka seluruhnya dilaporkan berasal dari Kota Bandung.
“Korban bersama pacarnya dan keluarga pacarnya ke Kediri. Semua masih ada. Sudah kita mintai keterangan,” tambah Kapolres.
Ia menjelaskan, rombongan itu menginap di hotel dengan menyewa dua kamar. Satu kamar untuk korban dan pacarnya dan satu kamar untuk keluarga pacar korban.
“Semua yang bersangkutan asal Kota Bandung. Dalam rangka apa? Kita masih dalami,” lanjut dia.
Mereka dilaporkan check in di hotel pada pukul 13.00 WIB. Kemudian korban ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 16.45 WIB.
Baca Juga: Robert Alberts: Persib Tak Pernah Minta Omid Nazari Pergi
Dari hasil pemeriksaan, lanjut AKBP Eko, orang yang pertama kali menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa adalah pacarnya. Kemudian sang pacar menghubungi resepsionis hotel untuk diteruskan ke kepolisian.
“Pacar korban sedang ke swalayan beli perlengkapan makan dan alat mandi. Keluarga di kamar sebelah. Lalu, orang yang pertama kali tahu pacarnya saat kembali ke kamar. Kemudian menghubungi resepsionis,” tambahnya.
Selain memintai keterangan saksi-saksi, petugas juga memeriksa rekaman CCTV yang ada di hotel. Dari rekaman kamera pengawas tersebut, petugas mencari tahu siapa saja yang bersinggungan dengan korban.
Sementara itu, pihak hotel belum bersedia dimintai konfirmasi terkait kejadian tersebut.
Tim Inafis Polresta Kediri mengamankan sejumlah barang bukti dalam olah TKP. Selain dua buah koper, petugas juga menemukan alat kontrasepsi dari kamar tempat korban menginap.
“Barang barang milik korban yang kita amankan dua koper. Juga ada alat kontrasepsi,” kata AKBP Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Nilai Saham Dinilai Belum Wajar, BRI Lakukan Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar
-
Di Tengah Tekanan IHSG, BRI Tegaskan Fundamental Perbankan Nasional Tetap Kuat
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah
-
Jeritan Emak-emak di DPRD Jabar: Kami Perjuangkan Hak Anak Miskin Masuk Sekolah Negeri
-
BRI: Kredit Perbankan Nasional Tumbuh 9,98%, Industri Tetap Solid