SuaraJabar.id - Polisi mendalami dugaan praktek prostitusi online di kasus pembunuhan sadis terhadap seorang remaja perempuan asal Kota Bandung, Mira Yura (17) di Hotel Lotus Garden Kota Kediri.
Sebelumnya, Mira Yura ditemukan dalam kondisi tak berdaya di kamar 421 Hotel Lotus Garden Kota Kediri.
Kekinian, polisi berhasil mengidentifikasi sosok yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Mira Yura. Polisi juga menyelidiki adanya praktek prostitusi online dalam kasus tersebut.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Verawati Thalib mengaku, pihaknya menerjunkan anggota Unit PPA dalam mendalami praktek pelacuran dalam kasus itu.
“Kita dalami mengarah ke prostitusi online. Tetapi kita fokus ke 338 (pasa pembunuhan),” kata Verawati, Rabu (3/3/2021).
“Untuk putung rokok dari iderntifkasi, DNA korban. Belum ditemukan DNA pelaku. Untuk kondom ada dua, ada satu baru dan bekas,” tambah Vera, panggilan akrab Verawati.
Ditanya perihal terjadinya hubungan seksual yang dilakukan korban sebelum ditemukan tewas, Vera menjawab sejauh ini tidak ada. Itu dikuatkan dari hasil visum yang dilakukan oleh tim dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri.
“Tidak ada, atau nihil. Dari dokter tidak ada ke arah hubungan seksual. Karena memang kondom ada, dan kondom bekas disitu,” tambahnya.
Diakuinya, pada awal penyelidikan, anggotanya menemui kendala. Pasanya, korban tidak memiliki identitas. Selain itu, korban juga tidak mempunyai ponsel.
Baca Juga: Varian Baru Corona B117 Terdeteksi di Jabar, Oded Minta Warga Waspada
“Karena korban tidak punya identitas makanya kita kesulitan, handphone juga tidak punya. HP yang digunakan untuk menghubungi keluarga, memang HP pacarnya,” lanjut Vera.
Sebelumnya, Satreskrim Polres Kediri Kota mengidentifikasi satu orang pria yang diduga pelaku pembunuhan terhadap Mira Yura.
Pelaku dengan ciri-ciri memiliki tinggi badan diatas 165 centimter tersebut tertangkap kamera pengawas masuk ke kamar korban, sekitar pukul 16.00 WIB sesaat setelah pacar korban Derry keluar ke swalayan.
Terduga pelaku memakai helm dan masker yang masuk dan keluar hotel melalui pintu yang sama dengan berjalan kaki. Pelaku juga mengunci pintu kamar serta membawa kunci pintu usai menghabisi nyawa korban.
Berita Terkait
-
Dinar Candy Tolak Tawaran Kencan Rp1 Miliar: Aku Gak Jualan, Rezekiku Masih Banyak
-
Polisi Klarifikasi Dugaan Prostitusi Sesama Jenis di Tambora: Bukan Prostitusi, Tapi Suka Sama Suka
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
-
Farhan Minta Warga Tak Terprovokasi Ujaran Kebencian Resbob, Polda Jabar Mulai Profiling Akun Pelaku
-
HP Disalahgunakan untuk Prostitusi Online, Tiara Aurellie Tuntut Keadilan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Fahira Idris Desak 7 Langkah Darurat Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung
-
Kapolda Jabar Tegaskan Buru Taufik Hidayat: Kami Tidak Memberi Ruang bagi Pelaku Kekerasan
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain