SuaraJabar.id - Seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Kampung Banjaran Desa Jagamukti Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sudah sepekan ini belum pulang.
Namanya Ocha Oktavia alias Samini (36 tahun). Ia sekarang sedang dicari-cari oleh keluarganya sejak pergi dari rumah pada Senin (8/03/2021). Samini pergi bersama dua anaknya ditemani seorang karyawan perkebunan bernama Maulana Kamil alias Ami.
Ia meninggalkan rumah membawa dua anaknya yang masih berusia 9 tahun dan 18 bulan. Samini selama ini tinggal sendirian sementara suaminya bekerja di Jakarta.
"Kakak saya pergi membawa kedua orang anaknya, satu perempuan usia 9 tahun, dan laki - laki usia 18 bulan. Pergi pada hari Senin, tanggal 8 Maret 2021 bersama karyawan kebunnya bernama Maulana Kamil alias Ami," kata Febby Chintia Dewi (35 tahun), adik Samini kepada sukabumiupdate.com, jejaring media suara.com, Minggu (14/3/2021).
Febby tidak tahu persis pukul berapa kakaknya itu pergi. Namun saat mengantar anak kedua ke rumah kakak pukul 19.30 WIB, Febby tidak bertemu Samini. Rumahnya juga sepi dan terkunci.
"Akhirnya bisa masuk ke dalam rumah, pinjam kunci yang lain dari pemilik kontrakan. Di dalam rumah sudah berantakan dan beberapa barang elektronik tidak ada, saya hubungi nomor kakak dan nomor Ami, tapi tidak aktif," ungkapnya.
Febby menuturkan, kakaknya memiliki tiga anak. Anak yang sekarang dibawa adalah pertama dan ketiga, sementara suaminya kerja di Jakarta, dan pulang seminggu atau dua minggu sekali. Sedangkan lelaki yang diduga membawa Samini pergi adalah karyawan kebun kelapa yang dipekerjakan oleh suaminya.
"Dia (Ami) berasal dari Jakarta Selatan, kerja baru 4 bulan. Selama ini dia tinggal di saung kebun, namun sering juga ke rumah kontrakan kakak saya," ujarnya.
"Kami sekeluarga tidak tahu apa penyebab sehingga terjadi hal begini. Tidak seperti biasanya, nomor handphone kakak saya tidak aktif. keluarga sangat khawatir. Sampai saat ini belum ada titik terang, kami masih berusaha mencarinya," kata Febby.
Baca Juga: Guru Dimarahi Oknum Aparat Desa, Halaman Wikipedia Soal Cijalingan Berubah
Berita Terkait
-
Guru Dimarahi Oknum Aparat Desa, Halaman Wikipedia Soal Cijalingan Berubah
-
Oknum Aparat Desa Marahi Guru Gegara Informasikan Jalan Rusak di Sukabumi
-
Heboh! Guru Diamuk Perangkat Desa karena Unggah Video Jalan Rusak
-
Warganet Kecam Aparat Desa yang Semprot Guru Pengunggah Jalan Rusak
-
Viral Guru Disemprot Aparat Desa Usai Komentari Jalan Rusak, Ini Kata Kades
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Terbanyak se-Indonesia! Kabupaten Bogor Berangkatkan 2.405 Calon Jemaah Haji Tahun 2026
-
Resmi Naik! Harga Elpiji 12 Kg Jadi Rp228 Ribu dan 5,5 Kg Jadi Rp107 Ribu Mulai 18 April 2026
-
Dedi Mulyadi Minta Alih Fungsi Sawah di Bandung Dihentikan Total
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!