Cecep tak memungkiri ada risiko dibalik market custom order selama ini lantaran sistem tersebut hanya mengerjakan keinginan pemesan. Ia terjebak dalam zona nyaman itu, sehingga melupakan brand sendiri.
Puncaknya sangat dirasakan ketika pandemi Covid-19 mewabah. Custom ordernya mengalami penurunan. Awal pandemi pesanan menurun hingga 90 persen. Apalagi saat itu aktivitas produksinya sempat dihentikan sebulan.
Ia tetap bertahan dan berkomitmen untuk mengembangkan usahanya. Kini usahanya mulai mengalami peningkatan lagi. Kali ini Cecep bukan hanya fokus terhadap custom order saja.
Pemasaran produk dengan metode digital marketing mulai digarapnya agar tetap eksis di bisnis apparel. Sistem yang belum digarapnya secara optimal sejak merintis usaha.
"Sebetulnya saya ketinggalan jauh. Kalau pesanan sekarang alhamdulillah udah naik lagi," tukasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Geliat Bisnis Kostum Lukis Mahasiswi Unand Padang, Berawal dari Coba-coba
-
Peluang Bisnis Menggiurkan di Bulan Suci Ramadan
-
Pegiat UMKM, Ini Tips Bisnis Kembali Maju Usai Pandemi
-
Dear UMKM, Yuk Curi Start Agar Bisnis Moncer Usai Pandemi, Begini Caranya!
-
Siap Diumumkan 5 April, LG Positif Keluar dari Bisnis Smartphone
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa