"Udah sering kejadian. Motor, mobil juga udah pernah kejadian," ucap Ujang.
Tidak Pernah Mendapat Honor
Saat ayam berkokok di pagi hari, Ujang sudah bergegas dari rumahnya yang tak jauh dari perlintasan tersebut. Namun, terkadang juga bertugas siang hari mengingat ia tak bertugas sendiri.
Ujang Rahmat bergantian dengan temannya yang merupakan anggota Linmas setempat. Jika bertugas pagi hari, ia akan pulang siang hari. Namun ketika bertugas siang, maka akan sampai malam dirinya bergelut di sekitar perlintasan kereta api.
Ia tidak pernah mendapatkan honor apalagi gaji selama berpuluh tahun menjaga perlintasan kereta api. Ujang hanya mendapatkan sedikit cuan dari pengendara yang memberinya dengan suka rela.
Terlihat ia selalu mengulurkan tangannya ketika ada pengendara yang hendak memberinya sedikit rezeki untuk dibawa pulang. Ia tak melihat sedikit atau banyaknya, asalkan tidak ada kejadian yang tidak diinginkan, Ujang sudah senang dan bersyukur.
Namun, ada saat dimana ia selalu menantikannya yakni awal bulan. Sebab, saat bulan muda ia kerap mendapat rezeki lebih dari pengendara yang lewat. Pengendara seperti 'royal' tetiba saat-saat itu.
"Kalau tanggal muda itu, suka banyak yang ngasih," tuturnya, sambil tersenyum bahagia.
Selagi masih kuat berdiri, Ujang akan tetap menjada pintu perlintasan liar tersebut. Bukan hanya soal mencari nafkah, namun ada ribuan bahkan ratusan nyawa yang setiap harinya lewat perlintasan tersebut.
Baca Juga: Bupati Aa Umbara dan Anaknya Ditahan KPK Selama 20 Hari
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu