Adam Akbar Mulyadi (23) diamankan di Polrestabes Bandung usai mencoba merampas mobil dan menikam Wendy dengan pisau. [Suara.com/Cesar Yudistira]
Darah yang ada di tubuh Adam adalah darah milik korban aksi kejahatannya yang bernama Wendy Jaya Saputra.
Tiba di hotel di kawasan Lengkong itu, polisi langsung mencoba mengamankan Adam. Namun Adam melawan dan akhirnya polisi menghadiahinya timah panas.
"Pelaku sempat berusaha lari, setelah kami kepung. Untuk itu kita berikan tindakan tegas dan teukur," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang, saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Senin (19/4/2021).
Adanan mengatakan penangkapan terhadap Adam terjadi pada 15 April 2021 kemarin.
Adam diketahui merupakan pemain tunggal dalam aksi pencurian disertai kekerasan. Aksi tindak kejahatan Adam, terjadi di waktu yang sama saat ia tertangkap polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Dirikan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum BRI Peduli di NTT
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Geger Karnaval HUT RI, 3 Orang Jadi Tersangka Pemukulan Kapolsek dan Danramil Cicalengka
-
Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas
-
Ditjenpas Jabar Ajukan Amnesti untuk 1.454 Narapidana, 1.100 Masuk Program Pendidikan Kebangsaan