SuaraJabar.id - Emak-emak di Kabupaten Ciamis mengeluhkan harga daging sapi yang mulai merangkak naik. Padahal para ibu rumah tangga berharap harga daging sapi stabil selama bulan Ramadhan hingga Lebaran nanti.
Kenaikan harga daging sapi di Ciamis salah satunya terpantau di Pasar Tradisional Galuh Kawali. Harga daging sapi di pasar ini terpantau naik sekitar Rp 10 ribu per kilogram.
Harga daging sapi di Pasar Tradisional Galuh Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (21/4/2021), mulai merangkak naik.
“Sebelumnya atau awal bulan suci Ramadan, harganya kisaran antara Rp 110.000-120.000 per kilogramnya,” ungkap seorang pembeli bernama Isah, Rabu (21/4/2021).
Lanjut Isah, saat ini harga daging tersebut naik Rp 10 ribu per kilogramnya.
“Jadi saat menjadi 130.000 per kilogramnya,” imbuhnya.
Menurutnya, dengan kenaikan harga daging sapi tersebut, otomatis para pembeli mengeluh, terutama ibu rumah tangga.
“Sebagai konsumen, saya berharap harga daging tetap stabil selama bulan puasa, bahkan sampai lebaran Idul Fitri,” harapnya.
Kebutuhan daging sapi akan mengalami peningkatan pada setiap momentum bulan puasa dan Idul fitri.
Baca Juga: Polisi Cari Emak-emak Santuy Masuk Jalan Tol Naik Motor
Adapun penyebab kenaikan harga daging sapi selain banyaknya permintaan, juga mungkin karena imbas dari mahalnya harga sapi di Australia. Hal tersebut, karena kebijakan regenerasi populasi sapi, setelah terjadinya kebakaran hutan pada tahun 2019 lalu.
Terlebih, setiap momentum bulan puasa dan lebaran, harga harga lainnya pun sering mengalami kenaikan.
“Mudah-mudahan saja, harga daging tetap stabil. Sehingga bisa terjangkau oleh seluruh masyarakat,” pungkas Isah.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil
-
GEMPAR Hadir di 5 Pasar, Tumbuhkan Ekonomi Sleman yang Lebih Tangguh
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Pasar Modern dan Pasar Tradisional, Mana yang Lebih Guyub?
-
Harga Pangan 19 Agustus: Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung
-
Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0
-
Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?
-
Braakk! Kecelakaan Elf dan Honda BR-V di Puncak Bogor, Satu Orang Meninggal Dunia
-
7 Laptop Intel Core Terbaik untuk Performa Kerja Maksimal