- KPAI mendesak Polres Sukabumi memproses hukum ayah kandung NS atas dugaan penelantaran dan kekerasan terhadap korban.
- Penyelidikan KPAI menemukan ayah korban diduga sering melakukan kekerasan dan tidak menghadiri pemakaman NS.
- Ibu tiri NS ditetapkan sebagai tersangka setelah bocah tersebut meninggal akibat penganiayaan di Jampang Kulon.
SuaraJabar.id - Kasus kematian NS (13), bocah yang tewas diduga dianiaya ibu tirinya di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, semakin menunjukkan kompleksitasnya.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) kini mendesak Polres Sukabumi agar tidak hanya menjerat ibu tiri korban, tetapi juga memproses pelaporan ibu kandung mendiang anak NS terhadap ayah kandung atas sangkaan penelantaran.
Anggota KPAI Diyah Puspitarini menegaskan bahwa KPAI mendorong Polres Sukabumi untuk memproses hukum ini.
"Karena secara fakta, ayah juga melakukan penelantaran dan kekerasan kepada anak NS, sehingga ada kemungkinan dua proses hukum yang menjerat ibu tiri dan ayah kandung,” kata Diyah Puspitarini.
Penyelidikan KPAI juga menemukan fakta-fakta baru yang memberatkan ayah kandung NS.
KPAI menduga ayah korban kerap melakukan kekerasan pada korban.
"Temuan kami, ayah kandung sering melakukan kekerasan dan bahkan sampai anak dimakamkan belum pernah datang ke makam anak," kata Diyah Puspitarini.
Tim KPAI bertolak ke Jampang Kulon menyusul terungkapnya kasus tersebut.
Dari kunjungan tersebut, terungkap ayah kandung korban dan ibu tiri tidak menikah secara resmi, hanya menikah secara siri.
Baca Juga: 5 Poin Penting Ibu Tiri di Sukabumi Tersangka Hingga Ayah Kandung Dibidik Polisi
"Keluarga sering mengingatkan ayah kandung agar tidak melakukan kekerasan kepada anak, namun tidak diindahkan. Ibu sambung juga sering mengalami KDRT dari suami sehingga menjadi salah satu alasan melakukan kekerasan kepada anak," kata Diyah Puspitarini.
Sebelumnya seorang anak laki-laki berinisial NS (12) meninggal dunia karena dianiaya oleh ibu tirinya di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Korban meninggal dengan luka lebam dan luka bakar pada tubuhnya.
Korban sehari-harinya tinggal di pesantren. Namun saat kejadian, korban sedang libur untuk persiapan awal puasa bersama keluarga.
Ketika itu ayah korban yang tengah bekerja di Kota Sukabumi, ditelepon istrinya yang memintanya segera pulang dengan alasan korban jatuh sakit. Setibanya ayah korban pulang ke rumah, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Jampang Kulon untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun nahas, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS tersebut.
Polres Sukabumi telah menetapkan Teni Ridha Shi (47), ibu tiri korban sebagai tersangka penganiayaan. [Antara].
Berita Terkait
-
5 Poin Penting Ibu Tiri di Sukabumi Tersangka Hingga Ayah Kandung Dibidik Polisi
-
Tak Berhenti di Ibu Tiri, Ayah Kandung NS Kini Dibidik Polisi Atas Dugaan Penelantaran Anak
-
Chat Sadis Terbongkar! Ayah NS Diduga Biarkan Anak Sakit: Biarin Aja, Tinggal Dimakamin
-
Ibu Tiri di Sukabumi Resmi Jadi Tersangka, Korban Diduga Disiksa Bertahun-tahun
-
Disekap dan Diintimidasi di THM Maumere, 12 Korban TPPO Asal Jabar Akhirnya Pulang
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Perkuat Bukti Siksaan 3 Tahun Taufik Hidayat, Polda Jabar Periksa Maraton 31 Saksi
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah Bandung Bisa Nikmati Promo di Batagor Kingsley Hingga Arasso
-
Olah TKP Kecelakaan Maut Pantura Indramayu, Korlantas Polri Temukan Fakta Mengejutkan
-
Di Bawah Supervisi Danantara, BRI Catat Kontribusi Pajak Terbesar bagi Negara dari Industri Keuangan
-
Akses Investasi Kian Mudah, BRI Sajikan ORI030 dengan Kupon Maksimal 7,00%