SuaraJabar.id - Pedagang asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang berjualan di Jakarta bakal ditarik ke daerah aslanya. Mereka kebanyakan mengais rezeki di kawasan Pasar Tanah Abang hingga Pasar Senen.
Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan mengatakan jika mereka ditarik ke daerah asalnya maka sektor perekonomian dan pariwisata Kabupaten Bandung diyakini bakal meningkat.
"50 persen dari para pedagang yang ada di Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Kamis, itu orang Soreang dan Majalaya, kenapa tidak kita datangkan orang itu ke Kabupaten Bandung," kata Sahrul di Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/4/2021).
Sahrul mengatakan nantinya para pedagang itu akan difasilitasi untuk berjualan kembali dengan harga sewa tempat yang murah. Ia menyebut sewanya jauh lebih murah daripada mereka sewa di pasar yang ada di Jakarta, yang disebutnya cukup mahal.
"Sehingga nanti orang-orang ke sini, dengan fasilitas pariwisata yang bisa dikembangkan, Insyaallah bisa mensejahterakan pelaku usaha di Bandung dan meningkatkan pariwisata," kata Wakil Bupati yang baru dilantik itu.
Lebih lanjut, Syahrul menginginkan adanya suatu wadah atau lokasi dimana para pelaku usaha bisa berkumpul untuk menjadi daya tarik pariwisata Kabupaten Bandung.
"Mimpi saya, saya ingin sebuah gedung yang nantinya bisa menampung para pelaku usaha, dan kaitannya dengan wisata, karena saat ini juga perlu ada skala prioritas dalam pembangunan, insyallah ke depannya nanti bisa betul-betul terjadi," kata dia.
Selain itu, dia pun yakin para pelaku usaha khususnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) memiliki peran penting untuk menggerakkan ekonomi dimasa pandemi COVID-19.
Maka dari itu ia memastikan akan terus memberi ruang pemasaran bagi para produk UMKM untuk bisa memiliki daya saing dengan produk lainnya.
Baca Juga: Dadang dan Sahrul Gunawan Resmi Jadi Bupati dan Wabup Bandung
"Bagaimana pembinaan UMKM, lalu diberikan semacam fasilitas untuk mempertemukan dengan pelaku usaha, dan peran Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memastikan kualitasnya," kata Sahrul. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Viral Chat Tak Pantas Diduga Guru Besar ke Mahasiswi: Minta Foto Bikini hingga Ajak Minum Brandy
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi